Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Pengamanan Perayaan Paskah di Gereja Gresik

Perketat Keamanan, Polisi Periksa Jamaah yang Masuk Gereja

20 April 2019, 22: 58: 02 WIB | editor : Wijayanto

PENGAMANAN : Anggota Satsabara Polres Gresik melakukan penjagaan dan penyisiran di Gereja Santa Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim pada perayaan

PENGAMANAN: Anggota Satsabara Polres Gresik melakukan penjagaan dan penyisiran di Gereja Santa Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim pada perayaan Paskah. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Ibadah Jumat Agung menjelang perayaan Paskah di Kota Gresik berjalan lancar. Kendati dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI, namun kegiatan keagamaan di beberapa gereja ini tidak menemui kendala.

Sejumlah gereja yang menggelar perayaan Jumat Agung di Kota Gresik  mendapat pengamanan ketat dari personil Polres Gresik dan Anggota TNI. Mereka  diterjunkan untuk mengamankan umat kristiani yang tengah merayakan ibadah Jumat Agung dan paskah. 

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah polisi bersenjata laras panjang turut berjaga jaga.  Upaya ini untuk memberikan rasa aman terhadap umat kristiani yang tengah merayakan paskah di gereja.

Pengamanan ketat terlihat di Gereja Katolik Santa Perawan Maria Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim Gresik No 16, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Puluhan polisi berpakaian dinas dan preman di ini disiagakan. Bahkan terdapat beberapa petugas yang  dipersenjatai laras panjang.

Menurut Kasat Sabara Polres Gresik AKP Windu,  pengamanan tersebut difokuskan di pintu masuk serta tempat - tempat yang dianggap rawan. Kemudian anggotanya melakukan pemeriksaan setiap jemaat yang masuk ke gereja.

Ditambahkan pengecekan yang dilakukannya tersebut untuk memastikan anggota yang bertugas mengamankan gereja selalu waspada dan tanggap. Karena ini sesuai dengan Standar Operasinal Prosedur (SOP) pengamanan. "Hal ini agar masyarakat yang melaksanakan ibadah perayaan Paskah merasa aman dan nyaman, dan situasi di wilayah Kabupaten Gresik tetap dalam keadaan kondusif," ujarnya.

Salahsatu jemaat gereja Katolik Santa Maria, Roby  secara umum perayaan paskah di Gresik berjalan lancar. Perayaan ibadah Jumat Agung dan Paskah adalah perayaan untuk mengenang masa sengsaranya Tuhan Yesus saat disalib. Peristiwa tersebut selalu dikenang oleh umat kristiani di dunia hingga sekarang ini.

Dia berharap dengan pengamanan ketat ini, umat kristiani  yang merayakan paskah merasa nyaman dan aman. Serta  tidak ada gangguan ancaman teror dari pihak manapun.(*/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia