Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

BJPS Kesehatan Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 71 Miliar

19 April 2019, 08: 36: 23 WIB | editor : Wijayanto

PEMAPARAN : Sylvia Rumikawati yang memaparkan dana klaim rumah sakit 71 M di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gresik.

PEMAPARAN : Sylvia Rumikawati yang memaparkan dana klaim rumah sakit 71 M di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Gresik. (FAJAR YULI YANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Gresik menggelontarkan dana sebesar Rp 71,7 miliar untuk membayar utang klaim kepada rumah sakit di Gresik.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Sylvia Rumikawati, mengatakan melakukan pembayaran dalam bentuk dana kapasitas kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP.

‘Untuk kantor cabang Gresik terdapat 170 FKTP dan 30 Rumas sakit FKRTL yang telah dibayar dengan dana kapitas dan tagihan kliam tagihan Rp 71.773.540.352, selama April. Itu terhitung dari tanggal 1 sampai 16 April 2019,“ imbuh dia.

Tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in firt out. Dengan pembayarannya sesuai dengan catatan rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap. “Transaksi pembayaran akan diproses secara terlebih dahulu,” ungkapnya.

Mitra perbankan menjalankan transaksi untuk pembayaran kapasitas. Kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan dan sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang.

“Kami berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS uantuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskrimini yang sudah di atur dalam regulasi yang di tetaplan pemerintah,” jelasnya.

Program ini akan terus berlangsung. Harapannya rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman. “ Insyaallah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas program JKN-KIS dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki,” ungkapnya.

Kepala bidang perluasan peserta BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Farida Isnaini mengatakan jumlah penduduk Gresik mencapai 1.303. 773, namun yang menjadi peserta hanya 106.205. Artinya, hanya 22,06 persen yang jadi peserta BPJS Kesehatan. “Kami akan berusaha melakukan sosialisasi ke desa-desa. Target ke depan 100 persen atau seluruh warga ikut BPJS Kesehatan, “jelas dia. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia