Jumat, 24 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

ABG Pesta Miras, Satu Remaja Tewas

19 April 2019, 00: 14: 32 WIB | editor : Wijayanto

KORBAN MIRAS: Petugas kamar Jenazah memeriksa kondisi jasad korban miras.

KORBAN MIRAS: Petugas kamar Jenazah memeriksa kondisi jasad korban miras. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK - Pesta minuman keras (miras) yang dilakukan sekelompok remaja di Desa Banter, Kecamatan Benjeng menelan korban jiwa. ASP, 16, warga setempat menghembuskan nafas terakhir di RSUD Ibnu Sina usai muntah dan kesakitan usai pesta miras. 

Menurut saksi mata, korban minum miras bersama sejumlah temannya Senin malam. Namun, tidak ada yang tahu berapa banyak dan jenis miras yang diminum. Apakah arak atau jenis minuman kemasan yang lain.

Sahli, orang tua korban menyatakan, Senin malam anaknya pamit keluar hendak main sama temannya mencari burung. Dia sempat mencari karena anaknya tak kunjung pulang. Kemudian, Selasa pagi, anaknya kembali ke rumah. "Saat saya tanya dia mengaku habis mencari burung dengan temannya," kata Sahli.

Namun Rabu sekitar pukul 03.00, korban mengeluh sakit disertai muntah. Korban lantas dibawa ke Puskesmas Benjeng namun tidak ditemukan penyakitnya.

Setelah beberapa jam di rumah, kondisi korban berbeda. Saat itu juga anaknya membawa ke RS Wates Husada. Oleh pihak RS, korban kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Di rumah sakit ini, korban sempat mendapat perawatan medis. Namun beberapa saat kemudian nyawa korban tidak tertolong. 

"Saya tidak mengira anak saya habis minum. Katanya ada juga yang sempat dirawat dirumah sakit daerah Surabaya. Tapi sudah pulang," ujar Sahli saat menunggu di Kamar Jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kapolsek Benjeng AKP Zamzani membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengatakan, mulanya terjadi keributan di desa setempat. Kemudian, anggota datang ke lokasi. "Korban sudah dibawa kerumah sakit," katanya.

Polisi dengan tiga balok di pundak tersebut menyampaikan, kejadian pesta miras itu berlangsung pada Senin malam. Informasinya ada sekitar tujuh orang yang terlibat. "Jenis mirasnya kami belum tahu. Masih proses penyelidikan," ungkapnya.

Sampai saat ini pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi. Pasalnya masih ada satu lagi orang yang dirawat di rumah sakit. "Informasi sementara satu orang meninggal dan satu dirawat di rumah sakit," pungkasnya.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia