Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Dramatis, Penyelamatan Pekerja Pengecatan Jalan Karet yang Kesetrum

18 April 2019, 16: 05: 41 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Petugas Romy Sableng 112 saat memindahkan korban yang terkulai lemas dari atas ketinggian lima meter.

EVAKUASI: Petugas Romy Sableng 112 saat memindahkan korban yang terkulai lemas dari atas ketinggian lima meter. (WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Seorang pekerja lepas proyek revitalisasi Kota Tua di Jalan Karet, Wahyudi, 43, jatuh terjengkang karena kesetrum kabel listrik tegangan tinggi, Kamis siang (18/4). Beruntung, warga Jalan Mulyorejo Surabaya itu berhasil diselamatkan melalui proses evakuasi yang berlangsung dramatis.

Kejadian yang sempat menggegerkan warga setempat itu terjadi ketika korban sedang melakukan pekerjaan pengecatan di gedung lama di Jalan Karet Nomor 79, depan PT SPIL. 

Saat itu, korban bersama tiga orang temannya sedang melakukan pengecatan di gedung dua lantai yang kini ditempati perusahaan tour and travel tersebut. "Korban naik scaffolding sendirian. Sementara tiga temannya masih di bawah karena kami baru saja istirahat makan siang," tutur Suwardi, rekan kerja korban.

MASIH SADAR: Korban Wahyudi dilarikan ke rumah sakit usai dievakuasi.

MASIH SADAR: Korban Wahyudi dilarikan ke rumah sakit usai dievakuasi. (WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)

Saat hendak melanjutkan pekerjaannya, korban naik scaffolding membawa serta besi hollow panjang berbahan aluminium. Nahas saat sudah di atas, besi sepanjang sekitar tiga meter yang hendak dipakai untuk menyambung roll cat itu menyentuh kabel PLN bertegangan tinggi yang menjulur di depan gedung.

Seketika, pria bertubuh tambun itu jatuh terpelanting. Beruntung, dia jatuh masih di atas scaffolding setinggi kurang lebih lima meter. Beruntung dia masih selamat meski tubuhnya sempat tak bergerak karena pingsan.

Kesetrumnya korban ini kontan mengakibatkan aliran listrik di sekitar kawasan itu padam karena mengalami korsleting (sambungan pendek). Selain itu, rekan-rekan kerja korban yang ada di bawah langsung meminta pertolongan.

Tim gabungan dari linmas dan PMI dibantu aparat dari Polsek Pabean Cantikan langsung berdatangan memberikan pertolongan. 

Namun demikian, tidak mudah menurunkan korban yang berada di atas scaffolding di ketinggian sektar lima meter tersebut. Untuk itu, petugas PMK dari pos Pasar Turi langsung didatangkan untuk mengevakuasi korban dengan mobil PMK yang dilengkapi tower katrol.

Dalam waktu kurang dari setengah jam, korban yang sudah sadar akhirnya berhasil diturunkan dan dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulans dari PMI Surabaya. Kejadian ini juga sempat mengakibatkan kemacetan di Jalan Karet yang terpaksa ditutup untuk mengevakuasi korban.

Untuk diketahui kawasan Jalan Karet dan Jalan Kembang Jepun saat ini sedang dilakukan pengecatan. Pekerjaan ini sebagai bagian dari proyek revitalisasi Kota Tua yang digagas Dinas Pariwisata dan Dinas PU Cipta Karya. (jay)

(sb/jay/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia