Kamis, 23 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Sudah Dua Tetap Kurang, Pingin Hat-trick

17 April 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Mentang-mentang orang kaya, Donwori, 53,menikahi dua perempuan. Satunya berusia 40-an tahun, satunya lagi masih muda, kinyis-kinyis. Keduanya ditempatkan di rumah berbeda. Namun begitu, bau persaingan masih tetap terasa karena mulut kompor Donwori. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin, 46, duduk dengan percaya diri di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, awal pekan lalu. Tangannya memegang berkas gugatan cerai yang akan dilayangkan kepada Donwori. "Suamiku rodok kurang ajar, Mbak," katanya sembari berbisik, tapi nadanya penuh amarah. 

Karin adalah istri pertama Donwori, kontraktor kaya yang dibilang kurang ajar tadi. Karin akhirnya menggugat cerai gara-gara kesal merasa dipermainkan oleh suami sendiri.

Kompornya Donwori ini tak jauh-jauh dari urusan ranjang. Kalau kata Karin, Donwori ini mempunyai fantasi seks yang tinggi. Itulah mengapa Donwori selalu memaksa Karin untuk menuruti keinginannya yang aneh-aneh.

Awalnya Karin sebenarnya enggan, namun adrenalinnya terpacu kalau Donwori sudah bawa-bawa nama istri muda. "Lek wes dia ngomong (istri muda, Red) mangkane aku nikah lagi, wes gak ono semangat ngene, langsung kobong atiku," lanjut Karin ngegas. 

Celetukan-celetukan provokatif ini tak hanya disampaikan sekali dua kali, namun setiap kali selesai berhubungan suami istri. Tentu saja Karin kesal, sudah dituruti ini itu masih saja kurang.

Namun lucunya, bukan hanya Karin yang kesal dengan Donwori. Sephia, si istri muda pun sama. Bahkan sempat suatu waktu Sephia menelepon Karin dengan nada sengak.

"Hee, sampeyan apain aja ya suamiku. Katanya servisku gak sebanding sama yang tua, " jelas Karin cengengesan, meniru labrakan jarak jauh Sephia. 

Dari situ, Karin baru tahu kalau Donwori memang provokator sejati. Di depannya, Donwori memuji Sephia. Sementara di depan Sephia, Donwori memuji Karin. Semua dilakukan Donwori hanya demi mendapatkan servis ranjang yang dimau. 

Namun sebenarnya, bukan ini yang memicu perempuan asal Manyar ini mengajukan gugatan. Donwori akhir-akhir ini makin banyak tingkah. Secara sepihak, Donwori memutuskan untuk menikah lagi. Yang tentu saja, kali ini tak bisa Karin tolerir.

"Kontraktor ya kontraktor, tapi aku oleh opo lek warisane engko dipek wong telu. Durung anak-anake, durung entek gawe nyewo wedokan, " tukas Karin, cukup padat dan jelas. Duh, Mas Wori, sampeyan koyo bal-balan wae. Ngegolne loro tetep kurang, njalukke hat-trick. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia