Sabtu, 25 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Kampanye #byesedotanplastik CCFrontier

Hotel, Cafe dan Resto Lebih Baik Gunakan Sedotan Sekali Pakai

16 April 2019, 21: 24: 19 WIB | editor : Wijayanto

Hotel, Cafe dan Resto Lebih Baik Gunakan Sedotan Sekali Pakai

SURABAYA – Saat ini sudah banyak pihak yang berusaha mengurangi penggunaan sedotan plastik. Seperti hotel, cafe dan resto.

Beragam cara yang mereka lakukan untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik, mulai dari tidak menyediakan sedotan plastik untuk customer mereka kecuali by request sampai pada mengganti sedotan plastik dengan sedotan yang lebih ramah lingkungan, seperti sedotan stainless;  sedotan bambu; dan sedotan kertas.

Yang menjadi pertanyaan adalah dari tiga jenis sedotan itu, mana yang sebaiknya digunakan oleh para pelaku industri seperti hotel, cafe dan resto?

(ISTIMEWA)

CCFrontier sebagai sebuah komunitas yang peduli terhadap lingkungan, sejak 15 Februari 2019 yang lalu telah melakukan Campaign #byesedotanplastik.

Campaign ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik, yang secara khusus ditujukan pada hotel, cafe dan resto. Saat ini telah diikuti oleh kurang lebih 40 participant (hotel, cafe dan resto) yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur dan Bali. Seperti Surabaya, Malang, Bojonegoro, Ponorogo, Bondowoso, Banyuwangi, Kuta, Denpasar dan beberapa kota yang lain. 

Baskoro selaku Founder CCFrontier menyampaikan, “Campaign kami sebenarnya mengarahkan pihak hotel, cafe dan resto untuk tidak lagi menyediakan sedotan plastik bagi customer mereka, kecuali by request. Yang pada akhirnya tidak lagi menggunakan sedotan. Namun kami juga mempersilahkan jika mereka akan mengganti sedotan plastik dengan sedotan non plastik," katanya.

Dari kurang lebih 40 participant campaign #byesedotanplastik, beberapa dari mereka telah memutuskan untuk menggunakan sedotan stainless dan sebagian lagi masih mempertimbangkan sedotan jenis apa yang akan mereka gunakan. 

CCFrontier lewat Campaign #byesedotanplastik selalu menyarankan kepada participant mereka agar lebih memilih sedotan kertas dari pada sedotan jenis lain seperti sedotan stainless dan sedotan bambu

“Kami selalu mengarahkan mereka agar menggunakan sedotan kertas. Logikanya mudah saja, selama ini mereka menggunakan sedotan plastik dan itu sekali pakai. Jadi jika mereka ingin mengganti sedotan plastik dengan yang lain, maka prinsip sekali pakai jangan ditinggalkan. Karena sedotan tidak sama dengan yang lain. Orang akan enggan jika berulang kali pakai. Terkecuali untuk digunakan secara pribadi, maka sedotan stainless dan bambu merupakan pilihan yang tepat," kata Baskoro – Founder CCFrontier. 

Memilih untuk menggunakan sedotan berulang kali pakai oleh hotel, cafe dan resto akan menimbulkan rasa enggan pada customer mereka. Salah satu alasan yang paling banyak disampaikan adalah, “Apa benar sedotan ini telah dicuci bersih?” Karena pertimbangan kebersihan dan khususnya kesehatan, serta berulang kali pakai berarti digunakan oleh banyak orang.

Sedotan kertas selain sekali pakai sebagaimana sedotan plastik, juga tidak mudah rusak. Hasil pengujian sederhana yang dilakukan CCFrontier menghasilkan bahwasanya sedotan kertas mampu bertahan selama kurang labih 1 jam untuk minuman panas dan lebih dari 2 jam untuk minuman dingin.

Padahal secara umum, kita menggunakan sedotan tidak lah lebih dari 30 menit. Sehingga dapat dikatakan sedotan berulang kali pakai seperti sedotan stainless, dan sedotan bambu, lebih tepat digunakan untuk pribadi. Sedangkan untuk para pelaku industri seperti hotel, cafe dan resto lebih tepat menggunakan sedotan kertas karena sekali pakai.

Mari jaga bumi dengan langkah sederhana. (*/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia