Sabtu, 25 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Kapolda Imbau Tak Konvoi Kemenangan Hasil Quick Count di Jalanan

16 April 2019, 17: 17: 50 WIB | editor : Wijayanto

ANTISIPASI: Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa saat akan melakukan kunjungan pantaaun kesiapan pemilu di wilayah Jatim.

ANTISIPASI: Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa saat akan melakukan kunjungan pantaaun kesiapan pemilu di wilayah Jatim. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengimbau masyarakat atau simpatisan parpol dan paslon tertentu tidak melakukan konvoi ke jalan merayakan kemenangan hasil perhitungan sementara pemilu 2019 mendatang. Pasalnya, bila hal itu dilakukan maka dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat terutama pengguna jalan raya.

“Untuk besok (hari ini, Red), kegiatan konvoi untuk pesta kemenangan tidak boleh dilakukan. Kalau merayakan di rumah saja, atau bersama tetangga, di tempat, dan tidak melakukan arak-arakan silahkan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim.

Luki berharap, masyarakat dapat mengikuti semua aturan yang sudah ada. Terkait perayaan pesta kemenangan akan lebih baik menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU. Atau, melakukan acara berdoa bersama. "Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan itu (konvoi)," tegasnya.

Mantan Wakaba Intelkam Mabes Polri itu mengungkapkan, terkait adanya temuan beberapa uang yang yang diduga akan digunakan money politics di wilayah Jatim, pihaknya sudah bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan di Lamongan dan Surabaya, polisi telah mengamankan uang yang diduga ada kaitannya dengan money politics.

"Untuk yang di Lamongan, dugaan adanya money politics kita dapati uang Rp 1 miliar," bebernya. Selain mengamankan uang, dua orang pelaku juga diamankan. Mereka diduga merupakan salah satu calon anggota DPRD setempat dari Partai Gerindra. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia