Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Imigrasi Pantau Jurnalis Asing Peliput Pemilu

16 April 2019, 16: 51: 00 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Imigrasi Kelas I Tanjung Perak juga ikut sibuk jelang Pemilu 17 April. Salah satunya memantau masuknya WNA, khususnya dari jurnalis asing ilegal dan pencari suaka ke Indonesia saat pemilu.

Kasi Intelijen Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kelas I Tanjung Perak Surabaya Washington Napitupulu menjelaskan, pengawasan saat Pemilu dilakukan pada jurnalis asing dan pencari suaka imigran.

“Pengawasan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi keterlibatan pihak asing yang berusaha memprovokasi pelaksanaan pemilu melalui embel-embel sebagai jurnalis asing ilegal,” katanya.

Dia menambahkan, perintah untuk pengawasan jurnalis asing dan pencari suaka  baru pertama kali dilakukan. Jurnalis asing nantinya akan dipantau pada saat pencoblosan. Apabila tidak bisa menunjukan kartu persnya dan izin dari Kementerian Sekretariat Negara maka jurnalis akan diamankan dan di deportasi.

Selain itu, adanya imigran. Saat ini ada 40 pencari suaka yang ada di rumah detensi imigrasi. “Kami terus melakukan pemantauan,” pungkasnya. (rmt/vga)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia