Senin, 27 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Budak Sabu di Usman Sadar Terancam Denda Rp 1 Miliar

16 April 2019, 16: 34: 49 WIB | editor : Wijayanto

TUNTUTAN: Terdakwa Mat Sohid saat jalani sidang tuntutan kasus narkoba di PN Gresik.

TUNTUTAN: Terdakwa Mat Sohid saat jalani sidang tuntutan kasus narkoba di PN Gresik. (ISTIMEWA)

GRESIK - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menuntut Mat Sohid budak sabu asal Jalan Usman Sadar Gg 4 B No 31 Rt 7 Rw 1, Kelurahan Karangturi, Gresik dengan hukuman berat. Selain dituntut 8 tahun penjara, terdakwa juga dituntut dengan denda Rp 1 miliar.

Jika tidak mampu membayar denda, terdakwa harus mengganti 6 bulan penjara sebagai subsidernya. JPU Kejari Gresik Mansur menyatakan terdakwa Mat Sohid telah terbukti secara sah dan meyakinkan melawan hukum melakukan percobaan atau pemufakatan jahat. Menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, jadi pelantara jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujarnya.

Mat Sohid alias Kacung hanya mampu menunduk seperti menyesali perbuatannya. Tuntutan yang dibacakan JPU Mansur SH tidak sedikitpun ada hal yang meringankan terdakwa. "Hanya menyesali dan bukan residivis," terang Mansur.

Usai dibacakan tuntutannya, ketua majelis Hakim di ketahui Agung Ciptoadi menanyakan pada terdakwa. Hakim kembali memahamkan pada terdakwa atas tuntutan yang diberikan jaksa. "Bagaimana terdakwa, apa bisa diterima dan dipahami?," tanya Hakim Agung.

Terdakwa hanya menganggukkan kepalanya mengisyaratkan memahami tuntutan dirinya. Eksepsi juga akan dilakukan terdakwa lewat Penasehat Hukum (PH) nya pada agenda sidang lanjutan minggu depan. Sebelum menutup sidang, hakim menjelaskan kembali pada terdakwa.(yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia