Minggu, 26 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Kasus Selingkuh Dua Pejabat

Polda Segera Panggil Kadishub Bojonegoro dan Kadinsos Pasuruan

16 April 2019, 15: 46: 29 WIB | editor : Wijayanto

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (DOK/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur segera akan memanggil kedua tersangka kasus dugaan perzinahan yang dilakukan oleh Kadishub Bojonegoro berinisial IS dan Kadinsos Pasuruan Kota berinisial NWS.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan, sesuai rencana keduanya akan dipanggil setelah pencoblosan pemilu pada 17 April 2019. "Setelah 17 April, direncanakan  akan memanggil (untuk diperiksa) kedua kadis itu yang berlainan wilayahnya," terang Barung di Mapolda Jatim, Selasa (16/4).

Barung menjelaskan perkembangan kasus tersebut, yakni saksi pelapor yang juga istri sah dari IS telah diperiksa bersama saksi lain. Saksi pelapor juga telah menyertakan gambar dan video rekaman hubungan intim yang diduga diperankan kedua tersangka sebagai barang bukti.

"Sudah dilakukan pendalaman terhadap video itu. Dugaan kita, itu adalah gambar atau video keduanya. Hal ini berkaitan dengan perselingkuhan sekaligus hubungan terlalu dalam. Hubungan yang tidak pantas ditonton," tegasnya kepada wartawan.

Untuk diketahui, kasus ini terungkap setelah Titik Purnomosari selaku istri IS melaporkan kasus dugaan perzinahan yang dilakukan oleh suaminya (IS) dengan salah satu pejabat perempuan di Kota Pasuruan berinisial NSW ke Mapolda Jatim, Kamis (11/4).

Titik mengetahui perselingkuhan itu tak sengaja dari rekaman video di ponsel suaminya sekitar Juli 2018. Video itu berisi rekaman adegan hubungan intim antara sang suami dengan NWS. Namun saat itu, ia tidak berani melapor karena diancam akan dipidanakan dengan UU ITE. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia