Rabu, 22 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Jalan Raya Manyar Belum Selesai, Sebabkan Kemacetan

16 April 2019, 13: 14: 38 WIB | editor : Wijayanto

PADAT: Kondisi lalu lintas di Jalan Raya Manyar masih sering mengalami kemacetan saat pekerja mulai melakukan perbaikan jalan.

PADAT: Kondisi lalu lintas di Jalan Raya Manyar masih sering mengalami kemacetan saat pekerja mulai melakukan perbaikan jalan (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

GRESIK - Pembangunan Jalan Raya Manyar masih terus dilakukan. Namun, hingga kini proses pengaspalan lapis pertama belum 100 persen selesai. Sehingga, kemacetan arus lalu lintas masih sering terjadi setiap kali pekerja mulai melakukan pekerjaan.

Pantauan di lapangan, kemacetan selalu terjadi tepat di depan pelabuhan Jiipe. Sebab, setiap hari truk bermuatan pedel masih lalu lalang. Selain itu, di depan pelabuhan hingga ke utara merupakan titik dimana proses pengaspalan masih belum selesai dikerjakan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII Merlan Efendi mengatakan mulai Jembatan Manyar hingga sepanjang 1,7 kilometer aspal sudah dua lapis. Kemudian, saat ini tinggal 1,3 kilometer lagi yang belum selesai 100 persen. “Sudah ada yang dua lapis. Dan ada berapa meter lagi yang belum selesai di aspal,” ujarnya.

Menurut dia,  progres pengaspalan Jalan Manyar cenderung cepat. Pihaknya membenarkan masih ada bagian jalan yang berupa tanah. Tapi tidak banyak. “Kalau dihitung progresnya sudah 90 persen,” ujarnya.

Menurut dia, ruas jalan dari pelabuhan JIIPE ke utara yang sudah diaspal itu baru satu lapis. Masih tipis. Menurutnya, lapisan kedua tersebut bakal dilakukan setelah ruas jalan sudah diaspal sepenuhnya. Mengingat masih ada yang berupa tanah.

Sebelumnya, Merlan menghimbau pada kontraktor agar tetap mempertimbangkan kualitas. “Kerjanya memang cepat,” ungkapnya. Untuk itu, sebelum melapisi aspal untuk yang ke dua, pihaknya harus dites kepadatannya dulu.

Menurutnya, saat ini kontraktor belum berani melapisi aspal di bagian pelabuhan JIIPE ke utara. Karena memang uji kepadatan belum sempurna. “Nanti nunggu kepadatan sudah memenuhi baru dilapisi. Tapi yang sisi timur sudah dua lapis,” jelasnya.

Rencananya, jalan sepanjang 3 kilometer itu bakal dilapisi aspal setebal 60 centimeter. Namun, pekerjaan bisa efektif ketika malam hari saja. Mengingat saat siang hari pihaknya harus melakukan buka tutup jalan. Belum lagi banyaknya kendaraan berat yang melintas.

Akan tetapi, Merlan yakin pengerjaan jalan bakal selesai bulan ini. Mengingat progres sudah 90 persen. “Tinggal menyelesaikan JIIPE ke utara dan melapisi. Kemudian dilanjut marka,” pungkasnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia