Senin, 27 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pengurusan SK Gratis, 853 Guru PNS Naik Pangkat

14 April 2019, 09: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SEMANGAT: Ratusan guru PNS Pemkot Surabaya menerima SK kenaikan pangkat, Sabtu (13/4).

SEMANGAT: Ratusan guru PNS Pemkot Surabaya menerima SK kenaikan pangkat, Sabtu (13/4). (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Sebanyak 853 guru pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya menerima surat keputusan kenaikan pangkat. SK kenaikan pangkat diserahkan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Ikhsan di aula SMPN 12 Surabaya.

Ikhsan mengatakan, seluruh pelayanan dispendik tidak berbayar alias gratis. Termasuk dalam mengurus kenaikan pangkat. Sebab, semua sistem pelayanan telah menggunakan sistem online. 

“Jika ada yang berbayar, silakan laporkan ke kami melalui saluran-saluran yang tersedia. Nomor WA Sahabat Dispendik di 085732905119 dan 081259896163 atau Instagram @dispendiksby,” ujar Kadispendik Ikhsan.

Dengan Sistem Informasi Aplikasi Guru Surabaya  (SIAGUS) untuk mengurus kenaikan pangkat, menurut dia, para guru tidak perlu datang ke kantor dispendik. Cukup melalui petugas tata usaha atau administrasi yang ada di sekolah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Mamik Suparmi menjelaskan, proses kenaikan pangkat guru diawali dengan mengisi dan mengunggah file yang dibutuhkan melalui SIAGUS. Kemudian petugas memverifikasi file unggahan pengusul. Jika file tidak layak maka sistem akan memberikan informasi untuk melakukan revisi secara online. Namun, jika file tersebut layak, usulan masuk ke proses penilaian oleh Tim Penilai Angka Kredit.

“Hasil penilaian diumumkan secara online melalui SIAGUS,” ujar mantan Kasi Kurikulum Dikmenjur Dispendik Surabaya tersebut.

Mamik mengutarakan, setelah proses penilaian dan dinyatakan lulus, maka dilakukan pencetakan Penilaian Angka Kredit (PAK) pada sistem. Kemudian guru yang bersangkutan mengumpulkan dokumen kepegawaian melalui petugas tata usaha untuk diserahkan ke dispendik.

“Nah, dokumen guru kemudian dikirim ke BKD Kota Surabaya untuk dilakukan validasi. Jika dokumen sudah sesuai, BKD mencetak SK kenaikan pangkat dan jabatan fungsional," pungkasnya. (gin/rek)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia