Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Kios Sembako dan Rumah Kos Ludes Dilalap Api

12 April 2019, 22: 30: 51 WIB | editor : Wijayanto

TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan di kios sembako yang terbakar di Wonoayu.

TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan di kios sembako yang terbakar di Wonoayu. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Dua kebakaran terjadi dalam sehari, Jumat (12/4). Satu kebakaran terjadi di kios sembako yang menjual bensin eceran di Wonoayu. Satu lagi terjadi di rumah kos di daerah Gedangan.

Jumat pagi, kios sembako milik Slimin, 34, di Desa Pilang RT 06/RW 03, Kecamatan Wonoayu terbakar. Diduga, titik api bersumber dari alat tambal ban yang kemudian merambat ke Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran yang dijual di kios tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran di kios sekaligus tempat tambal ban itu terjadi sekitar pukul 06.00. Kejadian bermula saat pemilik kios tersebut sedang menambal ban salah satu pelanggannya. Sialnya, alat tambal ban tersenggol.

Api langsung menyambar BBM eceran yang ada di kios. Tanpa waktu lama, si jago merah langsung membesar dan melahap kios tersebut. 

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung berhamburan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Namun, barang dagangan seisi kios ludes dilahap api. Atap bangunan tersebut juga rubuh setelah kayu penyangganya hangus dilahap api.

Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 07.30 setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonoayu Ipda Imam Seken mengungkapkan jika tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dia juga menduga jika penyebab kebakaran tersebut karena api yang dari alat tambal ban tersebut.

Sedangkan kebakaran kedua terjadi di rumah kos di Desa Sawotratap RT 04/RW 09, Kecamatan Gedangan, Jumat (12/4) siang. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik dari salah satu kamar kos semi permanen tersebut.

Kapolsek Gedangan Kompol Heri  Siswoko menceritakan, kebakaran di rumah kos milik Sareh, 69, warga setempat itu pertama kali diketahui salah satu penghuni kos di lokasi sekitar pukul 12.30. Warga melihat kepulan asap dari salah satu kamar kos yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut.

Tak berselang lama, api semakin membesar dan langsung merembet ke kamar kos yang berada di lantai dua. Warga setempat langsung berupaya memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Sebagian penghuni kos juga berupaya menyelamatkan barang berharga miliknya. Mereka khawatir api akan merembet ke kamar kos lain.

Api berhasil dijinakkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. “Tidak ada korban jiwa, seluruh penghuni selamat,” terang Heri, Jumat (12/4).

Nampak setelah api dipadamkan, sejumlah perabotan penghuni kos ludes dilahap si jago merah. Atap sebagian kamar kos yang berada di lantai dua juga ikut rubuh karena kayu penyangganya telah hangus dilahap api.

Heri menyebut jika dugaan penyebab kebakaran tersebut karena adanya korsleting arus listrik di salah satu kamar kos tersebut. “Dugaan sementara korsleting listrik, namun akan kita dalami lagi,” pungkas Heri. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia