Rabu, 22 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Emosi Tanpa Sebab, Tetangga Ditusuk Badik

12 April 2019, 21: 43: 45 WIB | editor : Wijayanto

EMOSIONAL: Korban Oki Firman Sriyanto dirawat di rumah sakit karena ditusuk Muji Harian (kanan).

EMOSIONAL: Korban Oki Firman Sriyanto dirawat di rumah sakit karena ditusuk Muji Harian (kanan). (ISTIMEWA)

SURABAYA - Marah tak beralasan membuat Muji Harian alias Kaji, 51, warga Jalan Rangkah Rejo Buntu, Kelurahan Rangkah, Tambaksari, hilang kendali. Dia nekat menusuk tetangganya sendiri dengan badik.

Korbannya adalah Oki Firman Sriyanto, 29, warga Jalan Rangkah Rejo Buntu, Kelurahan Rangkah, Tambaksari. Akibat ditusuk badik, korban harus menjalani perawatan karena luka tusuk di lengan kanannya sedalam dua sentimeter.

Usai melakukan penusukan, warga lainnya yang mengetahui aksi itu langsung mengamankan pelaku dan melaporkan kasus itu ke Polsek Tambaksari.

Dari data yang dihimpun, penganiayaan ini berawal ketika tersangka pada Kamis (11/4) sekira pukul 21.30 keluar rumah dan berteriak mengumpat siapa pun yang melintas di depannya.

Saat itu, kebetulan ayah korban, Subiyanto, 57, keluar rumah dan melintas di depan tersangka. Tersangka langsung mengumpat bapak korban. Karena tidak terima, ia pun menegur tersangka.

"Bapak korban ini menegur tersangka hingga terjadi cekcok. Selama ini tersangka diduga sering mengumpat keluarga korban saat melintas di depan rumahnya," kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan, Jumat (12/4).

Korban yang mendengar cekcok bergegas keluar dari dalam rumahnya. Ia khawatir jika nanti bapaknya menjadi korban. Ia berusaha melerai keduanya, hingga tersangka akhirnya masuk ke dalam rumah.

Dikira sudah selesai ternyata malah tersangka keluar sambil membawa sebilah badik. "Badik ini langsung ditusukkan ke lengan kanan korban," tuturnya.

Melihat kejadian tersebut warga langsung bertindak dan mengamankan tersangka yang saat itu seperti orang kesetanan. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit sedangkan tersangka dilaporkan ke Polsek Tambaksari.

"Kami sudah amankan badik yang dibawa oleh tersangka.Sedangkan korban sudah mendapat perawatan medis malam itu juga," jelasnya.

Iptu Didik mengungkapkan, masih belum bisa meminta keterangan tersangka. Mengenai dugaan jika tersangka stres dan nekat menikam korban pihaknya masih belum bisa memastikan. Saat ini pria yang kesehariannya pengangguran ini sudah diamankan untuk proses penyelidikan.

"Kami sudah bawa tersangka ke psikiater. Pengakuan saksi tersangka sudah sering marah-marah tanpa sebab. Kami akan periksakan lagi psikologi tersangka," pungkasnya.(gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia