Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Penerbangan ke Bawean Dibuka, Susi Air Siapkan Pesawat 12 Orang

12 April 2019, 17: 28: 07 WIB | editor : Wijayanto

PERINTIS: Pesawat Grand Caravan milik Maskapai Susi Air inilah yang akan menerbangi rute Surabaya-Bawean.

PERINTIS: Pesawat Grand Caravan milik Maskapai Susi Air inilah yang akan menerbangi rute Surabaya-Bawean. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Penerbangan Surabaya-Bawean yang sempat vakum selama 3 bulan akhirnya dibuka kembali. Kementerian Perhubungan menunjuk maskapai Susi Air untuk menerbangi rute perintis tersebut.

Pembukaan jalur penerbangan ini sekaligus menjadi alternatif bagi warga Bawean. Sejak Air Fast Indonesia berhenti beroperasi akhir 2019 lalu, warga Bawean terpaksa menggunakan jalur laut. Pelayaran Gresik-Bawean yang dilayani KM Natuna Ekspres, KMP Gili Iyang dan KM Ekspres Bahari kadang terhenti karena ombak tinggi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Harun Thohir Bawean, Jefriadi mengatakan, kekosongan penerbangan sejak Januari hingga Maret lalu karena masih menunggu kegiatan lelang di Kementrian Perhubungan. Ini lantaran penerbangan jalur tersebut merupakan jalur perintis yang mendapat subsidi pemerintah.

“Untuk lelang di Kemenhub dimenangkan maskapai Susi Air. Jadi nantinya penerbangan perintis dari Surabaya-Bawean atau sebaliknya dilayani maskapai ini,” ujarnya.

Dijelaskan, Susi Air akan menggunakan pesawat jenis Cesna 208B jenis Grand Caravan. Pesawat ini berkapasitas 12 penumpang dan memiliki daya jelajah hingga 317 kilometer perjam.

“Sesuai jadwal renacananya pesawat akan terbang setiap hari Rabu, Kamis, Jumat atau tiga kali dalam seminggu. Sementara untuk tiket masih disubsidi oleh pemerintah (harganya) sekitar Rp 360 ribuan,” imbuhnya.

Ditempat yang lain, Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas Dan UmumDirektorat Jenderal Perhubungan Udara (Hubud) Kemenhub RI, Hari Budianto mengatakan, penerbangan perintis pulau Bawean merupkan salah satu dari 13 rute penerbangan perintis yang di lelang oleh Kemehub pada awal tahun ini.

Hal ini sesuai dengan Permenhub Nomor 9/2016 tentang Kriteria dan Penyelenggaraan Kegiatan Angkutan Udara Perintis.

Dihubungi terpisah, Business Commercial and Legal Manager Susi Air, Irvino Samuel Moniaga mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan statement rinci mengenai rencana pelayanan penerbangan maskapai Susi Air rute Surabaya-Bawean.

“Saya belum dapat updatenya (dari kantor). Namun yang pasti kami berkomitmen dalam mewujudkan pelayanan yang maksimal kepada penumpang,” kata Irvino. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia