Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Tantang Arema di Kandang, Green Force Harus Bermental Baja

12 April 2019, 15: 57: 20 WIB | editor : Wijayanto

STRIKER: Amido Balde jadi andalan Persebaya menjebol gawang Arema FC malam ini.

STRIKER: Amido Balde jadi andalan Persebaya menjebol gawang Arema FC malam ini. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Peluang juara Persebaya Surabaya masih terbuka lebar. Skuad Green Force bisa saja memenangkan pertandingan di leg kedua final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan Malang, sore ini (12/4). Pertandingan ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Pelatih Djadjang Nurdjaman meminta anak asuhnya segera melupakan hasil imbang di leg pertama dan segera bersiap menghadapi partai pamungkas. Menurut dia, hasil itu tidak serta-merta menutup peluang juara Persebaya karena mereka masih akan menjalani leg kedua.

Persebaya gagal memaksimalkan laga final leg ertama di Stadion Gelora Bung Tomo setelah ditahan imbang 2-2 Arema FC. Persebaya gagal mempertahankan dua kali keunggulan  lewat gol cepat Irfan Jaya pada menit ke-7 dan Damian Lizio melalui titik penalti di menit ke-72. Adalah Makan Konate yang menggagalkan kemenangan Green Force setelah tendangan bebasnya gagal diantisipasi penjaga gawang Miswar Saputra.

Hasil imbang ini memang menjadi kerugian bagi Persebaya, mengingat pada leg kedua mereka akan tandang ke Stadion Kanjuruhan, kandang Arema FC. Untuk memastikan gelar turnamen pramusim, anak asuh Djadjang Nurdjaman wajib memenangkan laga di markas musuh bebuyutan mereka. Mengejar hasil imbang lebih dari dua gol akan sangat berisiko bagi Green Force.

Dia menegaskan, timnya memburu kemenangan pada leg kedua untuk menjamin gelar juara turnamen pramusim. Karena itu, pelatih asal Majalengka itu memastikan pemainnya akan bermain habis-habisan di Malang.

“Kami tetap optimistis menatap leg kedua  dengan target harus menang di Stadion Kanjuruhan. Memang bukan pekerjaan gampang, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kami berusaha maksimal untuk meraih juara. Kami masih punya peluang di Malang, kita akan habis habisan untuk menang,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Djanur berharap pemainnya kembali menunjukkan daya juang seperti saat menyingkirkan Madura United pada babak semifinal. Melawan tim bertabur bintang, Persebaya mampu mencuri kemenangan di kandang Laskar Sape Kerap lewat gol telat Hansamu Yama Pranata sekaligus memastikan tiket ke final.

Tekad bangkit di Malang juga diutarakan Hansamu Yama Pranata. Pemain asal Mojokerto ini meminta seluruh rekannya fokus menghadapi laga legkedua. Dia menilai, peluang juara Persebaya masih terbuka lebar kendati harus tandang ke Stadion Kanjuruhan Malang.

“Kami masih bisa (bangkit) di Malang nanti. Tidak ada yang tidak mungkin,” katanya. Di sisi lain, gelandang Arema FC Makan Konate optimistis mampu mempersembahkan trofi turnamen pramusim bagi Arema FC. Menurut dia, hasil imbang di legpertama membuat Singo Edandi atas angin dan peluang juara terbuka lebar.

Meski demikian, dia mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dan menjaga fokus karena Persebaya dipastikan akan berjuang mati-matian untuk meraih kemenangan. “Kami hanya harus fokus dan siap untuk pertandingan legkedua. Insya Allah, mudah-mudahan kita bisa juara dengan bekerja keras,” katanya.(sam/rak)

Perkiraan susunan pemain

Arema FC

Kurniawan Kartika Ajie (g); Johan Ahmat Farizi, Arthur Cunha, Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony (belakang); Hanif Sjahbandiy, Hendro Siswanto, Konate Makan (tengah); Dedik Setiawan, Dendy Santoso, Ricky Kayame

Persebaya

Abdul Rohim(g); Ruben Sanadi, Dutra, Hansamu, Syaifudin (belakang); Misbakus, Alwi Slamat, Damian Lizio (tengah); Irfan jaya, Manu Jalilov, Amido Balde (depan)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia