Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya
H-3 Jelang Coblosan Pemilu

Bawaslu Patroli Keliling Cegah Politik Uang dan Golput

11 April 2019, 12: 20: 29 WIB | editor : Wijayanto

PANTAU: Tiga komisioner Bawaslu Jatim dari kiri; Moh Amin, Aang Kunaifi,Totok Hariyono.

PANTAU: Tiga komisioner Bawaslu Jatim dari kiri; Moh Amin, Aang Kunaifi,Totok Hariyono. (NET)

Share this      

SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim terus berupaya mengantisipasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap penyelenggara. Yakni, dengan tidak pernah melakukan pembiaran terhadap pelaporan maupun temuan pelanggaran.  

"Kalau ada laporan atau temuan pelanggaran pasti langsung kita tindak lanjuti. Tidak ada yang kita abaikan," ujar Komisioner Bawaslu Jatim Divisi Penyelesaian Sengketa, Totok Hariyono.

Totok mengatakan, pada masa tenang mulai 14, 15 dan 16 April, pihaknya akan menggerakkan organ-organ Bawaslu hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS) untuk melakukan patroli keliling. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya politik uang maupun golput. "Paling tidak kalau kita keliling masyarakat jadi sungkan bahkan takut kalau mau melakukan politik uang. Tidak ada liburnya, kita shift per 8 jam," jelasnya.

Dia mengungkapkan, sanksi jual beli suara sudah jelas diatur dalam undang-undang. Pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melakukan pelaporan jika menemukan politik uang.

"Kalau dulu sanksi pidana diberikan kepada pemberi dan penerima. Sekarang hanya kepada pemberi saja. Monggo bagi masyarakat yang tahu ada yang bagi-bagi silahkan lapor kepada Bawaslu," katanya. (mus/vga)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia