Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Hindari Makanan Ini untuk Cegah Penuaan Kulit

11 April 2019, 12: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

GURIH: Kentang digoreng dalam minyak pada suhu tinggi, melepaskan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit.

GURIH: Kentang digoreng dalam minyak pada suhu tinggi, melepaskan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit. (NET)

Share this      

ADA dua penyebab utama yang mempercepat proses penuaan kulit. Paparan sinar matahari dan produk akhir glikasi lanjut (AGEs). AGEs terbentuk ketika protein atau lemak bergabung dengan gula.Kabar buruknya, penyebab penuaan tidak 100 persenbisa dikendalikan.Menggunakan tabir surya dan memperhatikan diet,dapat membantu. Tapi, tidak bisa maksimal. Nah, kalau Anda ingin menjaga tubuh dari penuaan kulit, maka hindari makanan-makanan ini.

Tapi ingat, setiap orang itu unik. Tidak semua orang akan mendapat manfaat dari makan mentah, bersih, atau utuh saja. Dan secara teratur makan satu atau dua dari makanan ini,tidak akan menyebabkan kurang kolagen dan benar-benar merusak kulit. Apa saja makanan yang menjadi ‘musuh’ kulit itu? Berikut rinciannya.

1. Kentang Goreng

Makanan yang digoreng dalam minyak pada suhu tinggi, melepaskan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel pada kulit. Paparan radikal bebas mempercepat proses penuaan karena tindakan yang disebut cross-linking. Tautan silang memengaruhi molekul DNA dan dapat melemahkan elastisitas kulit.

Terlebih lagi, terlalu banyak mengonsumsi garam dapat mengeluarkan air dari kulit dan menyebabkan dehidrasi. Itu mungkin membuat kulit Anda lebih rentan terhadap kerutan.

Jika Anda mau, tukar kentang goreng dengan ubi goreng. Ubi jalar kaya akan tembaga anti-penuaan, yang membantu produksi kolagen.

2. Roti Putih

Ketika karbohidrat olahan berintegrasi dengan protein, itu menyebabkan pembentukan AGEs. AGE memiliki efek langsung pada penyakit kronis serta proses penuaan.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti roti putih, dapat menyebabkan peradangan pada tubuh, yang secara langsung terkait dengan proses penuaan.

Jika Anda mau, cobalah alternatif roti tradisional, seperti roti gandum yang tidak mengandung gula tambahan.

3. Gula Putih

Gula adalah salah satu pesaing terkenal untuk masalah kulit yang tidak diinginkan, seperti jerawat. Seperti disebutkan di atas, gula berkontribusi pada pembentukan AGEs yang merusak kolagen.

Ketika kadar gula kita meningkat, proses AGE ini distimulasi. Ini dipercepat bahkan jika sinar matahari terlibat. Jadi, alih-alih makan es krim di pantai, pilihlah buah beku yang menyegarkan atau es loli tanpa gula tambahan.

Jika mau, ambil buah atau cokelat hitam saat mendambakan sesuatu yang manis. Blueberry, khususnya, mencegah hilangnya kolagen (seperti yang ditunjukkan dalam penelitian pada hewan).

4. Margarine

Penelitian yang lebih lama menunjukkan bahwa mereka yang tidak mengonsumsi margarin atau mentega memiliki lebih sedikit kerusakan kulit dan keriput daripada mereka yang melakukannya. Jika mau,tukar mentega denganminyak zaitun.

5. Daging Olahan

Hot dog, pepperoni, bacon, dan sosis adalah contoh daging olahan yang dapat berbahaya bagi kulit.Daging ini kaya akan natrium, lemak jenuh, dan sulfit, yang semuanya dapat mengeringkan kulit dan melemahkan kolagen dengan menyebabkan peradangan. Untuk opsi protein yang murah, tukar daging olahan dengan telur atau kacang.

Jika mau, pilihlah daging yang lebih ramping, seperti kalkun dan ayam. Daging-daging ini dikemas dengan protein dan asam amino yang penting dalam pembentukan kolagen alami.

7. Soda dan Kopi

Apa yang soda dan kopi lakukan untuk kesehatan Anda lebih banyak berkaitan dengan tidur daripada kulit. Pertama, keduanya mengandung kafein tinggi, yang jika Anda sering minum sepanjang hari hingga malam hari, dapat memengaruhi tidur.

Tidur yang buruk dikaitkan dengan peningkatan tanda-tanda penuaan dan lingkaran mata yang lebih gelap, kerutan, dan garis-garis halus.

Jika khawatir tentang kadar gula, lihat seberapa banyak Anda minum. Lihat apakah Anda dapat mengurangi jumlahnya atau bertukar, seperti minum susu emas dan bukannya kopi. Kunyit, bahan utama dalam susu emas, kaya akan antioksidan dan salah satu senyawa anti-penuaan yang paling kuat di sekitar.

Perawatan topikal seperti retinol, vitamin C, microneedling, dan asam wajah dapat membantu mencegah dan menghaluskan kerutan. Untuk opsi yang lebih holistik, Anda juga dapat mempertimbangkan akupunktur wajah atau latihan wajah.(healthline/opi)

(sb/opi/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia