Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Gubernur Khofifah Kuliahkan 1.600 Guru Madrasah Diniyah

09 April 2019, 17: 32: 31 WIB | editor : Wijayanto

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani nota kesepahaman (MoU)  dengan 63 perguruan tinggi keagamaan Islam di Jawa Timur, Selasa (9/4). Khofifah menyebut MoU ini sebagai realisasi program pemberian beasiswa kepada guru madrasah diniyah (Madin) di Jatim.

"Kami berharap kalau guru Madin semakin memiliki intelektual maka proses belajar mengajar Madrasah Diniyah bisa lebih baik. Mulai dari kualitas metodologi belajarnya, penyempurnaan kurikulum dan juga proses belajar mengajarnya," Kata Khofifah.

Total tahun ini ada sebanyak 1.600 guru Madin di Jawa Timur yang diberikan beasiswa kuliah. Dengan rincian 1.020 guru Madin untuk kuliah S1 (34 perguruan tinggi), kemudian sebanyak 340 orang guru mendapat beasiswa kuliah S2 (17 perguruan tinggi), dan juga sebanyak 240 orang guru madin yang mendapatkan beasiswa S1 di Ma'had Aly (12 Ma'had Aly).

"Kami ingin dengan MoU ini,  perguruan tinggi bisa membantu Pemprov untuk meningkatkan kualitas guru madin dalam rangka meningkatkan kualitas siswa kita yang mengambil program pendidikan di madin," tambah Khofifah.

"Di Jawa Timur punya kekuatan luar biasa, ada sebanyak 6006 pesantren, dan juga ada Ma'had Aly yang menjadi pelopor di Indonesia," sambungnya.

Guna meningkatkan kualitas dari guru madrasah diniyah, Pemprov Jawa Timur melanjutkan program pemberian beasiswa untuk para guru Madin. "Apa yang sudah dilakukan oleh Pakde Karwo mulai zaman Pak Imam Utomo yaitu memberikan beasiswa guru Madin sampai S1. Nah mulai tahun ini kita ada pemberian beasiswa S2 ke guru Madin, dan juga beasiswa S1 untuk Ma'had Aly, ini baru," jelas Khofifah.

Para penerima beasiswa ini bakal mendapatkan beasiswa pendidikan per mahasiswa dengan nilai Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Mereka akan menempuh pendidikan delapan semester untuk S1 dan empat semester untuk S2.(gin/rak)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia