Jumat, 24 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Sidoarjo
Melihat Kampung Literasi Tapak Kali Bendo (1)

Warga Malu Lihat Sungai Kumuh Penuh Sampah

09 April 2019, 14: 13: 23 WIB | editor : Wijayanto

BERSIH: Kondisi sungai di kawasan Kampung Literasi Tapak Kali Bendo, Senin (8/4) setelah warga tergerak dan peduli terhadap kebersihan lingkungan.

BERSIH: Kondisi sungai di kawasan Kampung Literasi Tapak Kali Bendo, Senin (8/4) setelah warga tergerak dan peduli terhadap kebersihan lingkungan. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SURABAYA)

Lingkungan asri begitu tampak di Dusun Bendo, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan. Ketika melintasi kawasan tersebut, pengunjung disambut keindahan mural. Ada papan berbentuk lingkaran berwarna merah bertuliskan Bendo Makrame sebagai penanda bahwa kita telah memasuki kawasan Kampung Literasi Tapak Kali Bendo.

RIZKY PUTRI PRATIMI-Wartawan Radar Sidoarjo

SEMAKIN masuk ke kawasan RT 1 RW 1, pengunjung akan menjumpai sungai yang bersih dan penataan lingkungan yang sedap dipandang mata. Dengan perpustakaan utama yang berada pas di bantaran sungai tersebut. Sebenarnya untuk menuju kampung literasi ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Bermula dari penataan lingkungan yang telah dilakukan warga lima tahun lalu, yakni pembersihan sungai yang sebelumnya kumuh akibat warga yang membuang sampah semabarangan. Perbaikan akses jalan menjadi paving dan penanaman tanaman hias.

"Kesadaran dari warga untuk merawat lingkungan. Saya ikut tergerak karena malu lihat rumput yang tinggi di depan rumah saya," ungkap salah satu warga RT 1 RW 1 Dusun Bendo Mochammad Yahya.

Selama proses pembersihan lingkungan, ada saja pro dan kontra dari warga. Namun, Yahya tidak mempedulikan hal tersebut. "Justru saya semakin semangat. Sekarang RT lain sudah mulai tergerak ikut langkah kami," tambah pria yang punya hobi mancing tersebut.

Lingkungan yang semakin bersih, kemudian dipercantik dengan penggambaran mural di dinding tembok rumah warga, pada bulan Desember 2018. Biaya dan pengerjaannya pun secara swadaya. Belum lama ini, ada penambahan mural hasil bantuan dari Dewan Kesenian Sidoarjo. Mural yang digambar bertemakan makhluk hidup dan yang uniknya ada kata-kata mutiara dari para penulis terkenal seperti Pramoedya Ananta Toer, Gunawan Muhammad, Chairil Anwar.

Progres Dusun Bendo menuju kampung literasi semakin menggembirakan setahun belakangan ini. Pertisipasi warga yang besar, akhirnya bisa membentuk sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lorong Lestari yang beranggotakan anak-anak muda. Mereka sebagai motor penggerak ekonomi pembuatan produk usaha kecil menengah, berupa olahan minuman dari lidah buaya dan kerajinan makrame. Diharapkan tindakan warga RT 1 RW 1 ini bisa menyebar sampai ke seluruh Desa Tebel. (bersambung) (*/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia