Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle

Ini Dia 4 Cara Jaga Kesehatan Mental Kaum Milenial

09 April 2019, 13: 33: 59 WIB | editor : Wijayanto

SIBUK: Waktu generasi milenial banyak dihabiskan untuk bermedia sosial.

SIBUK: Waktu generasi milenial banyak dihabiskan untuk gawai dan bermedia sosial. (NET/TABCHIBITCOIN)

Share this      

GENERASI milenial sekarang ini, cenderung kelihatan sangat sibuk. Tak hanya di dunia nyata, tapi juga sibuk di dunia maya. Tekanan media sosial (medos), harus up grade sana-sini, mengkaver cuitan atau upload-an, mengunggah rekaman aktivitas, menemukan ide baru, semuanya menguras emosi, pikiran maupun tenaga. Tak heran, banyak generasi milenial hingga kelelahan dengan aktivitasnya sendiri.

Depresi di kalangan generasi muda pun mulai meningkat. Pria di generasi ini kehilangan rambut mereka pada usia lebih dini. Yang perempuan, lebih gampang emosi, lebai, dan ketakutan tanpa sebab. Kesehatan mental pun menjadi sangat penting. Harus diutamakan.

Dilansir dari laman HeathLine, Senin (8/4), ada banyak cara untuk menjaga kesehatan mental. Kita bisa melakukan hal-hal kecil untuk merawat pikiran akan tidak menambah stres. Bisa dilakukan sehari-hari di rumah, bahkan dari tempat tidur. Ini dia tips sederhana itu.   

1. Kekuatan 'Tidak'

Banyak orang diajari menggunakan kata ‘tidak’ dengan diikuti penjelasan atau alasan yang panjang. ‘Tidak’ adalah kalimat lengkap dan membantu membangun batasan dalam hubungan. Menggunakan kekuatan ‘tidak’ dapat membantu mencegah Anda kehabisan tenaga sepanjang minggu. Anda mungkin perlu mengatakan ‘tidak’ jika merasa kelebihan beban di tempat kerja atau dalam hubungan Anda. Setiap kali membuat komitmen, biasakan bertanya pada diri sendiri apakah komitmen itu menguntungkan atau mengurangi kesehatan mental Anda.

2. Membuat Jurnal

Menulis jurnal dapat membantu Anda mengatasi kecemasan, mengurangi stres, dan mengatasi depresi. Ini dapat membantu meningkatkan suasana hati dengan memungkinkan Anda memprioritaskan ketakutan, masalah, dan kekhawatiran. Selain itu, jurnal juga memungkinkan untuk melacak gejala yang mungkin Anda miliki karena kondisi kesehatan mental setiap hari. Ini akan memungkinkan mengenali pemicu dan mempelajari cara-cara untuk mengendalikannya dengan lebih baik. Penjurnalan dapat dilakukan dengan cara lama - kertas dan pena - atau dengan menggunakan bagian catatan di telepon Anda.

3. Yoga

Mungkin Anda telah mendengar tentang kekuatan yoga puluhan kali, tetapi mari kita berbuat nyata. Jangan hanya mendegar saja. Tapi lakukan yoga di rumah, di kamar Anda.  Atau bisa mengikutinya di studio yoga setempat. Rutinitas yoga 10 menit bisa membantu merasa lebih baik. Bisa menyemangati untuk mencapai sesuatu.

4. Buat Daftar Penghargaan

Ini juga tips sederhana. Bisa berfungsi untuk menghargai diri sendiri, memberi penghargaan untuk diri sendiri. Caranya. Letakan kertas di samping tempat tidur Anda. Nah, sebelum tidur tulis hal-hal spesial di atas kertas itu. Misalnya, 10 hal positif yang telah Anda lakukan sepanjang hari. Atau 10 momen positif yang berhasil Anda kerjakan. Simpan daftar itu. Ketika Anda merasa down atau sedih, baca kembali catatan itu. Anda dapat merenungkan daftar momen indah masa lalu yang membuat Anda bahagia.

Menjaga kesehatan mental tidak harus membuat hidup Anda lebih stress. Meskipun penting untuk menjaga kesehatan mental, apa pun keadaannya, melakukan hal itu seharusnya tidak menambah stres dalam hidup Anda. Sebagai gantinya, buatlah daftar ritual yang Anda sukai untuk diterapkan pada jadwal sehari-hari. Membuat jurnal dan yoga di kamar dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan rangkaian ritual kesehatan mental Anda sendiri. Dengan membuat daftar tugas yang unik, jadwal, dan kesehatan mental, Anda dapat mulai bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan mental Anda. (opi)

(sb/opi/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia