Senin, 17 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Singkirkan MU, Persebaya Tantang Arema FC di Final

06 April 2019, 22: 09: 00 WIB | editor : Abdul Rozack

Persebaya berhasil unggul 3-2 atas Madura United

Persebaya berhasil unggul 3-2 atas Madura United (IG PERSEBAYA)

Share this      

PAMEKASAN – Persebaya Surabaya sukses lolos ke final Piala Presiden 2019 setelah menyingkirkan Madura United, setelah di leg kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (6/4) menang 3-2 atas tuan rumah. Dengan demikian pasukan Djadjang Nurdjaman lolos dengan gol agregat 4-2.

Di babak final Persebaya akan menghadapi Tim Singo Edan Arema FC. Persebaya mengikuti jejak Arema yang sudah lebih dulu memastikan lolos ke final setelah menyingkirkan Kalteng Putra dengan agregat 6-0. Final Piala Presiden 2019 akan berlangsung pada 9 dan 12 April mendatang dengan sistem home and away.

Sementara itu, setelah kalah pada leg pertama membuat Madura United mengambil inisiatif serangan sejak awal permainan. Pelatih Madura United, Dejan Antonic memasang lima pemain bertipe menyerang.

Madura United bermain agresif sejak awal pertandingan mengandalkan pergerakan David Laly, Zah Rahan, dan Andik Vermansah di lini depan. Pergerakan ketiganya berhasil membuat pemain belakang Persebaya kerepotan.

Peluang pertama Madura United lahir dari kepala Alberto Goncalves pada menit ke-2. Sundulan Beto memanfaatkan umpan silang David Laly hasil umpan satu-dua dengan Alfath Fathier.

Serangan Laskar Sappe Kerrab belum usai. Peluang kedua lahir pada menit ke-9. Peluang Zah Rahan lahir setelah sebelumnya Aleksandar Rakic mencuri bola dari Otavio Dutra. Bola diambil oleh Zah Rahan dan ditendang kencang. Sayang, bola masih bisa dihalau oleh Miswar Saputra, penjaga gawang Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya mulai menemukan pola permainan saat memasuki menit-menit akhir babak pertama. Peluang emas Persebaya Surabaya lahir pada menit ke-45. Adalah Manu Jalilov lewat tendangan kaki kanan yang memanfaatkan umpan cungkil Damian Lizio. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Madura United makin gencar melakukan tekanan untuk mengejar gol. Gol yang ditunggu-tunggu datang setelah Aleksandar Rakic membobol gawang Miswar usai menerima umpan silang Beto Goncalves pada menit ke-54.

Gol ini membuat agregat menjadi 1-1 dan kedua tim sama-sama berpeluang untuk lolos.

Namun Persebaya kembali unggul setelah Otavio Dutra menaklukan kiper M Ridho lewat tandukan kepala setelah mendapat umpan tendangan pojok Damian Lizio. 

Persebaya menyamakan kedudukan lewat sundulan bek naturalisasi mereka, Otavio Dutra pada menit ke-61. Gol Dutra diawali dengan umpan sepak pojok Damian Lizio. Gol ini membuat Persebaya unggul 2-1 agregat.

Pada menit ke-69, Madura United kembali unggul di laga ini. Beto membobol gawang Persebaya lewat tendangan terarah dari sudut sempit. Skor 2-1 membuat tuan rumah hanya butuh satu gol tambahan untuk melapangkan jalan ke final.

Namun Skuad Green Force tidak mau menyerah, Persebaya Surabaya kembali menyamakan kedudukan lewat Balde. Gol ini diawali dengan umpan silang Jalilov yang disundul Irfan Jaya dan disambar Balde menit ke-82.

Di masa injury time babak kedua, Persebaya malah berhasil unggul 3-2 atas Madura United. Berawal dari serangan balik cepat, Dutra memberikan umpan kepada Hansamu Yama Pranata yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang Madura United.

Gol ini menutup peluang Madura United untuk lolos ke babak final.(pps/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia