Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Bawaslu: Jelang Coblosan, Makin Banyak APK yang Melanggar

05 April 2019, 17: 14: 57 WIB | editor : Wijayanto

Bawaslu: Jelang Coblosan, Makin Banyak APK yang Melanggar

SIDOARJO - Menjelang pemilu, semakin banyak Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang. Sayangnya, mayoritas pemasangan APK itu menyalahi aturan. Menurut data Badan pengawas pemilu (Bawaslu) ada 520 APK yang dinyatakan melanggar.

Ratusan APK yang melanggar tersebut tersebar di seluruh kecamatan. Paling banyak ada di Kecamatan Sedati. Totalnya 74 spanduk dan baliho yang dipasang tidak sesuai aturan. Pada beberapa kecamatan lainnya juga banyak yang melanggar.

Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Munjid mengatakan, mendekati hari pencoblosan, calon legislatif (caleg) makin getol memperkenalkan diri. Hal itu dilakukan untuk menambah suara. Namun pemasangan APK tidak sesuai aturan. Spanduk dan baliho dipasang sebanyak-banyaknya. "Tidak diperhatikan itu dipaku di pohon, di tiang listrik, atau di RTH," katanya.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan pembersihan APK yang melanggar. Setiap dua pekan pihaknya mencopot APK yang dipasang tidak sesuai aturan.  Namun jumlahnya terus bertambah.

Dari pendataan bawaslu, total 520 APK yang melanggar. Haidar mengatakan, petugas mengumpulkan spanduk dan baliho yang melanggar di wilayah. Caleg diperbolehkan mengambil APK. "Syaratnya tidak boleh memasang di tempat yang dilarang," ujarnya.

Lebih lanjut, menjelang pemilu, Bawaslu akan menggelar penertiban besar-besaran. Puncaknya pada hari tenang. Yaitu tanggal 14 April hingga 16 April. "Saat hari H tidak ada lagi APK," terangnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia