Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Gresik
Perkumpulan Gresik Numismatik Indonesia (GNI)

Kumpul-Kumpul Bahas Perayaan HUT ke-2 hingga Koin Langka

05 April 2019, 17: 06: 39 WIB | editor : Wijayanto

KOMPAK: Anggota GNI berkumpul dan berdiskui untuk persiapan HUT ke-2 di Caffe Bukit Bintang.

KOMPAK: Anggota GNI berkumpul dan berdiskui untuk persiapan HUT ke-2 di Caffe Bukit Bintang. (FAJAR YULI YANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

Komunitas Gresik Numismatik Indonesia (GNI) sedang sibuk mempersiapkan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-2. Untuk persiapannya, anggota GNI Gresik pun telah berkumpul dan membahas lebih dalam lagi di Caffe Bukit Bintang Gresik, beberapa waku lalu.

Fajar Yuliyanto-Wartawan Radar Gresik

HUT Komunitas GNI Gresik baru digelar 16 Mei mendatang, meski begitu seluruh anggota tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Mereka yang hadir dalam pertemuan itu adalah

Nur Cahyadi, Alfi Khamdan, Doni Hidayat, Yuli Purwanto, Budi Agus Sudiono, Milin Epe, Rozaq, Tholcha aziz, Nurul Abdulloh, Hasan Joko Samudro, Ahmad Legend an ketambahan tamu dari Paciran Kabupaten Lamongan dengan 2 orang yaitu Faris dan Dadang Suwandi.

Ketua GNI Alfi Khamdan mengatakan kegiatan silaturahmi digelar untuk merapatkan barisan jelang HUT ke-2. “Kami tidak hanya berkumpul, namun untuk mengupdate uang yang akan keluar di tahun 2019. Rencananya, uang pecahan Rp. 2000 rupiah tapi masih belum tahun kapan diterbitkan,“ kata Alfi.

Selain membahas uang kertas yang akan terbit 2019, mereka juga membahas uang koin terbaik dengan terbit di tiga tahun yang berbeda mulai tahun 1998, 1999 dan 2000.

Anggota GNI Nur Cahyadi mengatakan masih kesulitan mendapatkan uang koin di tahun 1999 karena harganya sangat mahal. Koin 1999 adalah yang langka dan merupakan salah satu paling berharga di seluruh Dunia.

“Kami sangat kesulitan untuk mencari uang koin tersebut. Yang di perkirakan menjadi USD 600 atau setara dengan Rp 7,99 juta (kurs USD = Rp 13.325) dan tergantung pada warna uang koin, “kata dia.

Selain uang koin juga uang kertas dengan Rp 1000 rupiah dan Rp 2000 rupiah yang keluar di tahun 2018 tapi juga sangat sulit untuk mendapatkan. Dimana uang tersebut terdapat dua tandatangan Gubenur Bank Indonesia (BI). Sehingga uang kertas menjadi mahal untuk di koleksi.

“Kami akan selalu berkomunikasi dengan para teman – tenam GNI atau juga para pecinta uang kuno yang ada di Indonesia, “jelasnya. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia