Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Jalan Gubeng Baru Diserahterimakan 2 Tahun Kemudian

02 April 2019, 09: 28: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SEGERA DIBUKA: Pengendara melintas tak jauh dari lokasi bekas ambles di Jalan Raya Gubeng, Senin (1/4). Setelah trotoar dan dilakukan peningkatan aspa

SEGERA DIBUKA: Pengendara melintas tak jauh dari lokasi bekas ambles di Jalan Raya Gubeng, Senin (1/4). Setelah trotoar dan dilakukan peningkatan aspal, jalan ini akan kembali dibuka sepenuhnya namun masih dalam masa pemantauan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Jalan Raya Gubeng siap dibuka penuh atau empat lajur. Hanya saja masih menunggu izin dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Wali Kota Surabaya.

Humas Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng Wahyu P Kuswanda mengatakan, secara struktural jalan tersebut sudah siap digunakan. Secara teknis struktural lereng galian sudah ditimbun dan bangunan sudah disempurnakan. “Hanya saja catatannya, setelah dibuka masih wajib mengamati selama dua tahun sampai penurunannya kurang dari 2 cm per tahun,” katanya, Senin (1/4).

Selama dua tahun juga dilakukan perbaikan. Kalau misalnya mengakibatkan kerusakan akan segera diperbaiki. Setelah dianggap tidak ada masalah karena jalan tersebut milik pemerintah, maka akan diserahterimakan kepada pemerintah.

“Pembukaannya secara pararel, di satu sisi tim ini (Pemerintah Kota Surabaya, Red) akan melaporkan ke Bu Wali. Kami mau melaporkan ke BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Red) dan dari BBPJN melaporkan ke Pak Menteri (Menteri PUPR, Red) minta izin secara resmi dibuka. Dari BBPJN ngurus administrasinya ke Pak Menteri sementara dari pemkot melaporkan ke Bu Wali,” jelasnya.

Menurut Wahyu, untuk kepastian hari pembukaannya masih belum. Saat ini pihaknya masih menyelesaikan keramiknya. Sebenarnya jalan tersebut sudah bisa digunakan. “Sambil menunggu waktu, keramik di pedestrian masih kita kerjakan. Tidak mungkin dibuka tapi keramiknya belum terpasang, jadinya kurang lengkap,” ujarnya. 

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memastikan pihaknya sudah memasang rambu, marka jalan, penerangan jalan umum (PJU). Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat masih memastikan semuanya selesai terlebih dahulu. 

Selain itu, dibukanya Jalan Raya Gubeng juga menunggu keputusan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP). Irvan menjelaskan, jalan tersebut juga masih dalam pengawasan BBPJN yang akan mengkaji dan memutuskan. “Apakah ruas jalan tersebut dapat terbuka untuk umum atau tidak,” tegasnya. (mus/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia