Kamis, 27 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tiba di Rumah Duka dari Jakarta, Tangis Uut Langsung Pecah

30 Maret 2019, 18: 51: 00 WIB | editor : Wijayanto

DUKA: Uut Permatasari (baju pink berkerudung) didampingi kerabatnya saat tiba di rumah duka ayahnya di Desa Kemasan, Krian.

DUKA: Uut Permatasari didampingi kerabatnya saat tiba di rumah duka ayahnya di Desa Kemasan, Krian. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Meninggalnya korban H Edi Herwanto, 63, yang wafat karena kecelakaan di Jalan Sirapan, Balongbendo, Sabtu pagi (30/3), meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Tak terkecuali putri sulungnya, penyanyi dangdut Uut Permatasari, yang langsung datang dari Jakarta.

Tangis Uut bahkan langsung pecah saat tiba di rumah duka di Desa Kemasan, RT 02/RW 01, Kecamatan Krian, Sabtu petang. Mobil Jeep Nopol B 9 UUT warna putih yang dinaikinya tiba di rumah duka sekitar pukul 17.45.

Uut yang mengenakan kerudung hitam bintik putih dengan baju warna ungu langsung berlari ke jenazah ayahnya yang disemayamkan di ruang tengah rumah bercat putih itu.

Sontak, tangisnya berderai melihat ayahandanya sudah terbujur kaku dibungkus kain kafan putih dilapisi kain jarit batik warna hitam. "Papi, papi, papiku orang baik," jerit Uut.

Tangisnya semakin pecah saat kain kafan penutup jenazah ayahnya dibuka. Pihak kerabat yang ada di rumah duka pun berusaha menenangkan anak pertama dari dua bersaudara putri almarhum H Edi Herwanto tersebut.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan malam ini juga di tempat pemakaman umum desa setempat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ayah Uut tewas dalam kecelakan di Jalan Raya Sirapan Balongbendo, Sabtu (30/3) pagi.

Korban tewas ditabrak motor yang dinaiki Edy Supriyanto, 26, warga Sumobito, Jombang, saat dalam perjalanan mengambil nomor antrean berobat ke Rumah Sakit (RS) Anwar Medika, Krian. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia