Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo
464 Orang Terima SK Pengangkatan

Handi Triwahono Jadi CPNS Tunadaksa Pertama di Sidoarjo

29 Maret 2019, 23: 32: 01 WIB | editor : Wijayanto

TUNADAKSA: Handi Triwahono saat penerimaan SK Pengangkatan CPNS.

TUNADAKSA: Handi Triwahono saat penerimaan SK Pengangkatan CPNS. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Sebanyak 464 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS di wilayah Pemkab Sidoarjo. Penyerahan SK secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (29/3) sore.

Dengan mengenakan baju putih hitam, sebanyak 464 CPNS itu sudah nampak memadati pendopo Delta Wibawa sejak pukul 13.00. Upacara penyerahan SK tersebut dimulai setelah Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memasuki pendopo yang berada di utara Alun-alun Sidoarjo tersebut.

Kemudian secara simbolis, Saiful Ilah menyerahkan SK pengangkatan kepada enam perwakilan yang sudah terpilih. Satu persatu CPNS yang hadir juga akan menerima SK Pengangkatan masing-masing selepas acara berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo Toto Basuki mengatakan, sebanyak 464 CPNS yang hadir tersebut adalah orang pilihan dari proses seleksi yang sudah berjalan. Mereka telah berhasil terpilih dari 10.304 orang pendaftar CPNS yang masuk di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Sebanyak 464 CPNS itu terdiri dari, 280 CPNS tenaga pendidikan, 99 CPNS tenaga kesehatan, dan 86 CPNS tenaga teknis. “Sebetulnya yang lolos ada 466, tapi yang satu tidak melengkapi berkas dan satu tidak memenuhi syarat,” imbuh Toto selepas acara.

Toto melanjutkan, selepas penerimaan SK Pengangkatan CPNS ini proses seleksi masih akan berlangsung. Mereka akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi lagi yang telah dipersiapkan. Di antaranya tahap orientasi dan pengenalan tugas, tahap magang di kantor, OPD hingga kelurahan di wilayah Pemkab Sidoarjo, serta tahapan Diklat Dasar. “Masih ada potensi tidak lolos, bisa saja faktor internal maupun godaan eksternal,” katanya.

Secara agenda, proses tahapan seleksi hingga benar-benar dilantik jadi PNS akan berlangsung selama satu tahun kedepan. Totok berharap seluruh CPNS yang sudah lolos dapat berhasil seluruhnya sehingga tidak ada yang gugur di tengah jalan.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah juga berpesan kepada CPNS yang hadir agar mampu memberikan kinerja terbaiknya selama pelaksanaan tahapan seleksi lanjutan. "Kalian terbaik dari yang sudah terseleksi, ini kesempatan baik untuk menjadi birokrat muda,” pesannya.

Sementara itu salah satu dari 464 orang yang mendapat SK pengangkatan CPNS merupakan penyandang tunadaksa. Dia adalah Handi Triwahono, 28, warga Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung.

Pria 28 tahun ini mengaku merasa bangga karena bisa lolos tes. “Saya berharap teman-teman penyandang disabilitas tidak minder dalam bekerja. Di balik kekurangan pasti ada kelebihan. Buktinya saya bisa,” ujar Handi.

Lulusan D-3 Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun 2016 ini akan berdinas di  Puskesmas Desa Urangagung, Kecamatan Sukodono, sebagai Pranata Komputer Terampil. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia