Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Mokong, APK Jokowi Dibantol Satpol PP

28 Maret 2019, 16: 17: 43 WIB | editor : Wijayanto

PENERTIBAN: Petugas Satpol PP dan Panwascam Kebomas menertibkan APK milik Paslon 01 di Jalan Veteran.

PENERTIBAN: Petugas Satpol PP dan Panwascam Kebomas menertibkan APK milik Paslon 01 di Jalan Veteran. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Puluhan alat peraga kampanye (APK) bergambar Capres 01 Jokowi-Amin Maruf ditertibkan Panwas Kecamatan Kebomas dan Satpol PP Kabupaten Gresik. Penertiban dilakukan setelah sebelumnya Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengingatkan tim suksesnya untuk membersihkan sendiri namun tidak digubris. 

Penertiban dilakukan di sepanjang Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas sejak Rabu siang. APK tersebut dinilai melanggar aturan penempatan APK serta merusak estetika karena dipasang di tengah badan jalan. Pemasangannya juga diikatkan di batang pohon penghijauan yang ada di badan jalan.

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kebomas melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) milik pasangan calon (paslon) 01 Joko Widodo – KH Makhruf Amin. APK tersebut dinilai melanggar aturan  lantaran pemasangannya dilakukan di median tengah Jalan Veteran.

Ketua Panwascam Kebomas Ali Sugiarto mengatakan, sesuai aturan yang berlaku pulau jalan tidak boleh dipasangi APK peserta pemilu. “Aturannya sudah jelas pulau jalan atau median jalan tidak boleh ada APK, baik paslon maupun caleg,” ujarnya.

Menurut dia, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah melakukan himbaun kepada pemilik poster untuk melakukan penertiban sendiri. Namun, karena tidak dilakukan maka pihaknya menurunkan sendiri poster-poster tersebut.

“Kami panwascam memang memiliki jadwal rutin untuk melakukan penertiban APK, biasanya setiap Rabu. Dan APK paslon 01 ini sudah masuk di dalam laporan mingguan kami dan sudah melalui berbagai tahapan hingga akhirnya ditertibkan,” ungkap dia.

Selain APK paslon 01 pihaknya juga menertibkan bendera milik Partai Golkar. Persoalannya juga sama karena penempatannya dilakukan di pulau jalan. “Sama, penempatannya memang dilakukan di pulau jalan jadi kami tertibkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, , poster-poster bergambar pasangan calon (paslon) nomor urut 01Joko Widodo – KH Makhruf Amin dipasang di sepanjang median tengah Jalan Veteran. Pemasangan poster terlihat sangat rapat sehingga memenuhi seluruh pohon yang ada di median tengah jalan.

Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Gresik Syafiq Jamhari mengatakan pihaknya akan memasukan keberadaan poster tersebut ke dalam laporan mingguan. Kemudian, pihaknya akan melakukan rapat untuk mengkaji jenis pelanggarannya.

“Kami memang tidak bisa langsung melakukan penertiban. Ada mekanisme yang harus dilakukan sebelum penertiban dilakukan,” ujarnya.

Setelah dilakukan pembahasan, biasanya Bawaslu akan berkirim surat kepada tim dari paslon tersebut. Mereka diminta untuk melakukan penertiban sendiri poster-poster yang dianggap melanggar aturan. “Kalau dalam batas waktu yang ditetapkan tidak ada respon, maka Bawaslu yang akan melakukan penertiban,” terang dia. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia