Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kampus Kembangkan LKBH untuk Dampingi Masyarakat

26 Maret 2019, 15: 09: 19 WIB | editor : Wijayanto

DISKUSI: Salah satu perwakilan LBHK, Iwan Sandi Pangarso sedang diskusi dengan LBH di Pengadilan Negeri Gresik.

DISKUSI: Salah satu perwakilan LBHK, Iwan Sandi Pangarso sedang diskusi dengan LBH di Pengadilan Negeri Gresik. (UMY HANY AKASA/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Beberapa kampus di Gresik mulai mengembangkan Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum (LKBH). Hal itu seiring dengan adanya UU bantuan hukum  yang memperbolehkan kampus memberikan bantuan hukum sebagai lembaga bantuan hukum atau organisasi kemasyarakatan yang memberi layanan bantuan hukum.

Ketua LKBH Universitas Muhammadiyah Gresik  Iwan Sandi Pangarso mengatakan lembaga LKBH bagi kampus bukan sekadar lembaga bantuan hukum, namun lebih organisasi kemasyarakatan yang memberi layanan bantuan hukum.

“LKBH kampus mempunyai fungsi sosial. Ia bukan saja sebagai tempat mengadvokasi masyarakat, tetapi juga tempat tumbuhnya idealisme membantu masyarakat bagi mahasiswa,” kata Sandi.

Menurut Sandi, semakin banyak LKBH justru akan semakin membantu program pemerintah. mengatakan sebagian besar LKBH mengikuti status badan hukum perguruan tinggi. “LKBH untuk kampus sendiri biasanya untuk lembaga praktik mahasiswa juga. Kebetulan ada praktik pidana saat kuliah, mereka tidak perlu ke LBH, sekarang bisa langsung di LKBH,” ungkap Iwan.

Tak hanya Unmuh, Universitas Gresik (Unigres) juga membuat LKBH. Rektor Unigres Prof Sukiyat mengatakan LKBH bukan hanya sesuai UU, namun juga bisa menjadi wadah untuk pengabdian masyarakat untuk dosen maupun mahasiswa. “Kami juga sudah punya, “ungkapnya. (han)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia