Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Industri Makanan Beku Bersaing dengan Produk UKM

26 Maret 2019, 15: 02: 54 WIB | editor : Wijayanto

BEKU: Pasar makanan beku (frozen food) diperebutkan industri dan UKM rumahan.

BEKU: Pasar makanan beku (frozen food) diperebutkan industri dan UKM rumahan. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Produsen makanan beku (frozen food) level menengah berkompetisi sengit dengan industri sejenis dari UKM atau produk rumahan. Meski demikian, para pebisnis berharap pemerintah menertibkan produk rumahan yang tidak mengantongi legalitas dan standarisasi produk.

Manager Promosi PT Kelola Mina Laut, Warto Setro Sentono mengakui, pasarnya  memang terus digerogoti oleh produk rumahan. Konsumen merasa terlena lantaran produk yang dijual rumahan volumnya besar dengan harga yang lebih murah.

“Mereka bisa menjual lebih murah karena dari sisi kualitas belum tentu terjamin. Selain itu, produsennya juga belum patuh terhadap standarisasi yang telah ditetapkan. Pokoknya asal jual laku saja,” ujar Warto.

Hal senada juga diungkapkan, Anim Falahudin, Direktur PT Bandeng Mentari Gresik. Dia mengaku, produk olehan seafood home industri mengincar pasar kelas bawah dengan menjajakan produknya ke pasar-pasar tradisional.

“Dulu sebelum saya menjadi mitra binaan salah satu BUMN semen plat merah, saya juga menjajaki pasar ini. Dan memang pasar dibawah sangat kompetitif,” katanya.

Maka tidak salah, jika banyak industri besar yang berteriak akibat pasarnya diganggu industri rumahan yang tidak memiliki legalitas jelas. Untuk itu, dia memutuskan merambah industri yang lebih besar. Upaya itu dijalani  dengan menyelesaikan legalitas.

“Saat ini produk saya berhadapan dengan produk industri besar. Kami optimis tetap bisa eksis karena secara prinsip pasar industri makanan itu sangat luas,” tegasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia