Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Perkecil NPL, BPR Perketat Kredit

26 Maret 2019, 14: 53: 38 WIB | editor : Wijayanto

KETATI: Angka NPL masih tinggi membuat BPR memperkecil nilai pemberian kredit.

KETATI: Angka NPL masih tinggi membuat BPR memperkecil nilai pemberian kredit. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Hingga akhir Triwulan I/2019, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bank perkreditan rakyat (BPR) berada di atas 4 persen. Ini tentu menimbulkan ke khawatiran khususnya pelaku perbankan.

Direktur Utama PD Bank Gresik, Al Kusani mengatakan, untuk memperbaiki NPL yang tinggi ada beberapa terobosan. Di antaranya selektif dalam menyalurkan kredit serta menaikkan jumlah agunan yang harus dijaminkan.

“Terus terang saat ini kami memberikan kredit kepada nasabah sekitar 60 persen dari taksasi (nilai taksir agunan). Kalau dulu bisa sampai 80 persen dari nilai,” ujarnya. 

Dia tidak menutup mata, hingga kini NPL industri BPR masih tinggi. Ini tidak lepas dari kemampuan pembayaran yang dilakukan oleh nasabah BPR. “Nasabah BPR mayoritas pengusaha kecil dan UMKM sehingga apabila usahanya sepi pembayarannya juga tersendat,” jelasnya.

Al Kusani mengungkapkan, kondisi ini juga terjadi di perbankan umum. Ini juga mengalami tekanan NPL yang cukup signifikan. Menurutnya masih tingginya tingkat NPL BPR kini menjadi perhatian pengawasan dari OJK agar tidak mengganggu ekspansi.

“Sebenarnya secara umum rasio NPL dalam industri BPR saat ini pada kisaran 4-5 persen. Namun, rasio NPL ini belum menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan,” imbuhnya.

Sementara itu, rasio NPL BPR banyak disumbang oleh segmen kredit modal kerja yang porsinya hingga 50 persen. Selain segmen kredit modal kerja, NPL BPR juga disumbang oleh segmen kredit konsumsi dan produktif.

“Terkait penyebab kredit yang menjadi macet atau NPL masih disebabkan penurunan kemampuan membayar nasabah. Untuk itu kami minta industri BPR harus meningkatkan upaya pencegahan dan monitoring terhadap kredit serta melakukan banyak strategi untuk menekan NPL,” tandasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia