Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kunjungi Gresik, Menteri Agraria Janji Urai Masalah Tanah

26 Maret 2019, 14: 40: 02 WIB | editor : Wijayanto

KUNJUNGAN KERJA: Mneteri ATR Sofyan Jalil saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah kawasan industry di Gresik.

KUNJUNGAN KERJA: Mneteri ATR Sofyan Jalil saat melakukan kunjungan kerja di sejumlah kawasan industry di Gresik. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

GRESIK - Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gresik, Minggu (24/03). Kunjungan dilakukan ke dua pengelola kawasan industri besar di Gresik yakni Kawasan Industri Gresik (KIG) dan Kawasan Industri Maspion (KIM).

Dalam kunjungannya, Sofyan Djalil di dampingi Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim dan Kepala BPN Gresik, Asep Heri. Pada kesempatan itu, Sifyan ingin melihat berbagai macam persoalan tanah yang menghambat di daerah.

 Di depan manajemen KIG dan KIM, Sofyan mengatakan, permasalahan sertifikat tanah banyak menghambat program pembangunan nasional, tidak terkecuali di kawasan industri.

“Kami Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR Badan Pertanahan Nasional (BPN) berkomitmen untuk membantu segala bentuk penyelesaian persoalan lahan yang hingga kini tidak terselesaikan,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini Indonesia seharusnya bisa selangkah lebih maju, apabila banyak permasalahan dapat diselesaikan. Sebab banyak program pemerintah yang tidak jalan akibat persoalan ini.

“Masalah pertanahan seperti benang kusut yang sulit diuraikan. Untuk itu kami gencar turun ke bawah menjemput bola untuk terus membantu menyelesaikan penyertifikatan tanah-tanah di seluruh Indonesia. Tidak hanya tanah milik masyarakat, namun juga tanah milik instansi dan lembaga,” tandasnya.

Sementara itu, sesuai informasi pada tahun ini BPN Gresik di berikan target agar mampu menyelesaikan sekitar 100 hingga 150 ribu sertifikat. Untuk itu BPN diharapkan dapat menciptakan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak mulai iari instansi pemerintah, swasta, BUMN.

Ditempat sama, Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mendukung program PTSL BPN. Sebab, program tersebut memiliki banyak manfaat yang sudah dirasakan masyarakat.

“Program BPN selama ini dapat menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu kami memberikan support mulai dari pendanaan sesuai dengan porsi biaya patok perbidang melalui dinas pertanahan, serta bantuan tenaga dari masyarakat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Camat dan kades,” papar Qosim. (fir)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia