Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Rancakaroros Resitala, Sajikan Keindahan Batik Kutai Timur

26 Maret 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

ETNIK: Model memperagakan busana batik bermotif khas Kalimantan di kawasan Ekowisata Mangrove, Wonorejo, Surabaya, Senin (25/3).

ETNIK: Model memperagakan busana batik bermotif khas Kalimantan di kawasan Ekowisata Mangrove, Wonorejo, Surabaya, Senin (25/3). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA- Desainer busana muslim Lia Afif kembali akan menampilkan karyanya di Jakarta Fashion Week 28 Maret mendatang. Seperti sebelum-sebelumnya, ia hadir mengangkat kekayaan batik Nusantara. Kali ini, kesan etnik makin menonjol dengan penggunaan motif dayak dalam Batik Kutai Timur. 

"Baru kali ini mencoba keluar dari Jawa Timur, karena tema besar Fashion Week nanti Borneo, kadi saya berupaya menyesuaikan dengan tema, dengan mengambil batik khas Kutai Timur," Jelas Lia Afif di sela-sela sesi pembuatan teaser video profilnya di hutan Mangrove Surabaya, Senin (25/3). 

Batik khas Kutai Timur memiliki keunikan corak. Seperti corak paku, burung enggrang dan wakaroros, sejenis ukiran yang dipahat di kayu. Corak batik ini makin terlihat menonjol dengan perpaduan kain berwarna hitam dan biru. 

"Tema besarnya Rancakaroros Resitala. Kata Rancak (bahasa Kutai yang artinya sering, Red) dan wakaroros merupakan salah satu motif kain Kutai Timur. Serta kata Recital (bahasa Inggris) yang artinya pertunjukkan atau penampilan. Secara keseluruhan Rancaroros Resitala bermakna pertunjukkan keindahan batik Wakaroros yang mengalir,." imbuhnya.  

12 koleksi ini menampilkan gaun malam dengan siluet A dengan berbagai paduan motif geometris. Bentuk kerah juga semakin atraktif dengan model sabrina dan turtle neck. Semakin menarik dengan tambahan detail pleats. 

Seluruh karya busananya ini makin terlihat unik dengan penambahan aksesoris kepala khas dayak, juga headpiece penunjang. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia