Senin, 22 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Kecewa dengan 'Senjata' Suami Baru, Idolakan ‘Onderdil’ Mantan Suami

26 Maret 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Entah mengapa dari dulu, janda selalu lekat dengan predikat perempuan nakal. Bahkan, Donwori, 50, pun punya pikiran sama. Pria yang awalnya menikahi Karin karena cinta ini, setelah cerai, ikut-ikutan mengolok-olok Karin sebagai perempuan murahan. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Di kantor pengacara yang terletak di samping Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, pertengahan pekan lalu,  Donwori membeberkan semua keburukan istri keduanya itu. Mengatakan jika Karin mata duitan hingga matanya yang juga jelalatan.

Dari cerita yang dipaparkan, sepertinya kebencian Donwori dipicu oleh perasaan sakit hati. Ia gerah, ‘servisnya’ di ranjang berulang kali dibandingkan dengan mantan suami Karin yang dulu. Donwori sakit hati dibilang ‘onderdilnya’ tak bisa sekuat dan setahan lama punya suami Karin yang lalu.

Meski dikatakan dalam suasana guyonan, rupanya omongan Karin membekas di hatinya. "Lek luweh penak bojone wingi, ya mbaliko kunu. Cek di-KDRT terus," kata Donwori memuntahkan amarahnya. 

Dari kata-kata inilah, Donwori akhirnya makin malas untuk menyentuh Karin. Kemalasan ini juga  dapat nyinyiran. Ia kembali dikatai pria letoi yang sudah bobrok onderdilnya. 

Hingga suatu saat Karin membuat masalah. Karin ketahuan minta dijajanin oleh banyak laki-laki. Kira-kira ada tiga orang yang sudah Karin palak. Salah satunya ya mantan suami Karin sendiri. Dua di antaranya legowo memberi, dan yang satu menolak secara halus dengan mengatakan harusnya Donwori yang punya kewajiban jajanin. Bukan pria lain. 

Tahu kelakuan istrinya ini, tentu Donwori muntab. Pikirannya pun berprasangka ke mana-mana. Tuduhannya, laki-laki mau memberikan sesuatu, apalagi uang, pasti ada apa-apanya. Bisa jadi Karin menjual diri atau menservis pria-pria tersebut. Terbakar dengan prasangkanya sendiri, Donwori mundur teratur. 

"Kelakuane ngisin-ngisini. Dikiro aku gak nguwehi nafkah ae ngunu iku," paparnya. 

Karena mungkin, ada rasa kecewa sebelumnya, kelakuan Karin ini tak bisa Donwori tolelir. Alhasil, Donwori memutuskan untuk menceraikan Karin saja. Setelah bertahan bersama Karin, lima tahun lamanya. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia