Senin, 14 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Inilah Parpol di Jatim yang Dicoret KPU karena Tak Lapor Dana Kampanye

25 Maret 2019, 23: 53: 04 WIB | editor : Wijayanto

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akhirnya mencoret tiga partai politik (parpol) yang ada di kabupaten/kota. Pembatalan sebagai peserta pemilu tersebut lantaran parpol ini tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sesuai batas waktu yang ditentukan. Pencoretan itu berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman.

“Sebenarnya sejak November 2018 hingga 14 hari sebelum masa kampaye terbuka, kami sudah klarifikasi kenapa tidak melaporkan dana kampanye, tapi mereka tidak mau. Jadi KPU RI bersikap tegas dengan menetapkan sanksi pembatalan pemilu kepada ketiga parpol ini,” jelas Ketua KPU Jatim Choirul Anam, Senin (25/3).

Anam menegaskan penyerahan LADK itu wajib, sesuai peraturan Dana Kampanye di UU 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Selain itu juga dalam PKPU nomor 24 tahun 2018 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilu. “Serta PKPU nomor 34 tahun 2018 tentang Perubahan ke 2 PKPU nomor 24,” ujarnya.

Anam mengatakan partai pertama yang dicoret adalah Partai Garuda yakni di wilayah Pacitan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Mojokerto, Jombang, dan Kota Pasuruan.  Kemudian KPU juga mencoret Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Untuk Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), lanjut Anam, yang dicoret ada pada sembilan wilayah. Yakni di Trenggalek, Tulungagung, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Jombang, Gresik, Nganjuk, Bangkalan dan Kota Malang. “Jadi sesuai SK KPU RI nomor 744, partai tersebut dibatalkan tidak diikutkan dalam rekap perolehan suara,” ujarnya. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia