Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kronologi BO Vanessa Terungkap di Sidang Perdana Mucikari

25 Maret 2019, 23: 18: 22 WIB | editor : Wijayanto

YANG PERTAMA: Mucikari Tentri Novanta saat kali pertama digerebek bersama Vanessa Angel di sebuah hotel di Surabaya.

YANG PERTAMA: Mucikari Tentri Novanta saat kali pertama digerebek bersama Vanessa Angel di sebuah hotel di Surabaya. (DOK/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Belum banyak orang yang tahu bagaimana sesungguhnya artis Vanessa Angel bisa di-booking untuk layanan seks oleh Rian, pengusaha asal Lumajang. Hal itu baru terungkap dalam sidang perdana yang mengajukan dua mucikari Vanessa yakni Tentri Novanta dan Endang Suhartini sebagai terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu yang membacakan kronologi perkara dalam dakwaan akhirnya menyebutkan dengan jelas nama lengkap pria hidung belang yang menyewa artis Vanessa Angel.

Dia menyebutkan, perkara ini dimulai dari pertemuan antara mucikari Dhani (buron) dengan Rian Subroto, pria penyewa Vanessa Angel, di sebuah kafe bernama Delight di Lumajang.

Dari pertemuan tersebut, Dhani menawari Rian untuk dicarikan teman kencan dengan artis atau model. "Tawaran ini pun ditanggapi Rian," ujar Jaksa Sri Rahayu.

Dhani kemudian menghubungi mucikari TN dan memintanya untuk dicarikan seorang artis atau model yang bisa di-booking. Menanggapi permintaan ini, TN lantas mengajukan nama Vanessa Adzania alias Vanessa Angel dan Maria Delima Siahaan alias Avriellya Shaqilla.

Tawaran TN ini pun disetujui oleh mucikari Dhani. Karena TN hanya mengenal Avriellya, ia pun lantas menghubungi muncikari Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, agar dikomunikasikan dengan Vanessa.

"Nindy pun menghubungi mucikari Fitriandri alias Vitly Jen, agar dapat dikomunikasikan keinginan untuk mem-booking out (BO) Vanessa Angel. Keinginan BO ini kemudian disampaikan lagi oleh Fitri ke terdakwa," jelasnya

Setelah ditawari oleh terdakwa, Vanessa akhirnya menyetujui untuk diterbangkan ke Surabaya dengan harga yang telah disepakati antar muncikari, yakni Rp 80 juta untuk Vanessa dan Rp 25 juta untuk Avriellya.

Setelah itu, Vanessa bertemu Rian di salah satu hotel berbintang di Surabaya. "Saat itulah kasus ini dibongkar oleh Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim," tandasnya.

Kasus ini pun terus bergulir. Hingga akhirnya polisi menangkap empat orang mucikari, yakni Endang Suhartini, Tentri Novanta, Intan Permatasari Winindya Chasanovri, dan Fitriandri. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia