Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Proyek Underpass Mayjen Sungkono Akan Tuntas Akhir Maret

25 Maret 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan pembangunan underpass di kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Minggu (24/3).

DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan pembangunan underpass di kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Minggu (24/3). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya optimistis pengerjaan Underpass Jalan Mayjen Sungkono di kawasan Surabaya barat dapat selesai pada akhir Maret 2019.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan, memang bulan lalu sempat terhambat dikarenakan tidak menentunya cuaca saat musim penghujan. “Insya Allah akhir Maret selesai, kemarin terhambat itu kan karena hujan terus. Jadi yang ngerjain kurang maksimal,” ujar Risma, Minggu (24/3). 

Dirinya juga menjelaskan, adanya pipa PDAM yang melalui underspas tersebut bukan jadi penghalang. Nantinya pipa tersebut akan dilapisi dengan bahan seperti karet agar pipa tidak mengalami kerusakan dan menyebabkan bocor. “Itu gak papa kok, nanti diselimuti dicor gak apa. Memang harus dilapisi kayak karet gitu untuk pengamanannya. Di luar negeri pun juga seperti itu. MERR juga ada pipa segede itu, ya gak apa-apa,” jelasnya.

Ia memastikan setelah dibangunnya underpass maka lalulintas di kawasan Jalan Mayjen Sungkono dapat terurai dan lancar. Dirinya mengatakan, sebelum ada underpass, arus lalulintas di jalan ini cukup padat dan terjadi saling silang. “Sangat signifikan berkurangnya, tidak ada lagi saling silang. Jadi bisa terus gitu jalannya nanti,” imbuhnya.

Setelah underpass Bundaran Mayjen Sungkono dioperasikan nanti, maka kendaraan dari arah jalan Mayjen Sungkono bisa langsung menuju Jalan HR Muhammad tanpa harus bertemu kendaraan yang keluar dari tol, begitu juga dari arah sebaliknya.

Seperti diketahui, proyek underpass Bundaran Satelit Surabaya didanai oleh para pengembang di sekitar Surabaya barat khususnya di area Bundaran Satelit dengan investasi Rp 74,3 miliar. Investasi sebesar itu murni dari pengembang dan bukan dari dana APBD Kota Surabaya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia