Senin, 23 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Kos-kosan Anggota Polda Dibobol Maling

3 Motor Dirusak Kuncinya, 2 Motor Dibawa Kabur

24 Maret 2019, 23: 13: 32 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Penghuni kos menunjukkan lokasi parkir motor yang digasak pelaku. Insert foto pelaku terekam CCTV.

TKP: Penghuni kos menunjukkan lokasi parkir motor yang digasak pelaku. Insert foto pelaku terekam CCTV. (M MAHRUS/DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Komplotan pencuri motor berhasil membawa kabur dua motor sekaligus, Minggu dinihari (24/3). Korban adalah Wahyu Wicaksono, 25, salah satu anggota Polda Jatim dan Wahyu Candra, 24, karyawan yang tinggal di Jalan Siwalankerto Timur III nomor 17 Surabaya. 
Akibat ulah komplotan tersebut, Wahyu kehilangan motor Yamaha N Max nopol AE 2486 CD, dan Candra kehilangan motor Honda Beat nopol B 3164 PFY. Selain berhasil membawa kabur dua motor, pelaku juga merusak rumah kunci tiga motor milik penghuni kos lain. Namun ketiga motor tersebut tak jadi diambil.
Menurut informasi di lapangan, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 02.26. Saat itu kedua pelaku terekam Closed Circuid Television (CCTV) masuk ke halaman parkir kos. Mereka diduga sebelumya menggunakan kunci modifikasi untuk masuk membuka pagar gembok tanpa merusak. 
Mereka, terlihat memakai jaket dengan penutup kepala serta bercelana pendek. Dari rekaman CCTV keduanya terlihat lihai dan cukup tenang. Layaknya sindikat pencuri motor yang sudah pengalaman.
Pertama, salah satu pelaku yang bertugas menjadi eksekutor merusak kunci setir motor N Max. Sementara, satu pelaku lain bertugas sebagai pemantau situasi. Setelah berhasil merusak kunci, motor lalu dibawa keluar halaman kos. 
Tak puas hanya mendapatkan satu motor, eksekutor kembali masuk. Lalu pelaku merusak kunci motor Honda Beat. Diduga eksekutor menggunakan kunci T untuk melancarkan aksi.
Namun sebelum merusak kunci motor Beat, pelaku juga sempat berusaha merusak rumah kunci motor N Max milik Julis, 50, salah satu wartawan televisi swasta yang juga tinggal di lokasi. "Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi mulai pukul 02.27 hingga 02.42," ujar Wahyu Wicaksono, Minggu (24/3). 
Dijelaskan Wahyu, pelaku terlihat memakai jaket penutup kepala dan bercelana pendek. Masih kata Wahyu, sebelum terjadi aksi pencurian, Sabtu malam, melihat dua orang melintas di depan kos memakai jaket yang mencurigakan. 
Wahyu dan penghuni kos lain baru tahu terjadi aksi pencurian sekitar pukul 03.30. Saat itu salah satu tukang sampah terkejut. Sebab, ada salah satu motor Honda Beat yang berada di luar pagar. "Sekitar pukul setengah empat ada tukang sampah melihat motor beat nyala dan pagar terbuka. Lalu (setelah dipanggil tukang sampah) kami baru keluar semua," sambungnya. 
Saat dicek, ternyata dua motor sudah amblas. Sementara, 3 motor lain juga sudah dirusak rumah kuncinya. Namun ketiga motor tersebut tidak jadi dibawa oleh pelaku. "Sebelumnya menurut keterangan Bu Kos, sudah empat kali ini (terjadi pencurian)," jelasnya. 
Pertama dan kedua sepeda angin yang hilang. Selanjutnya, satu unit motor. Dan terbaru dua motor milik salah satu anggota Polda Jatim dan seorang karyawan swasta yang bekerja di kawasan Rungkut industri, Surabaya. Terkait kasus tersebut, kedua korban mengaku hendak melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Wonocolo.(rus/jay) 

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia