Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Komisi D Cari Solusi Sengketa Tenaga Kerja

23 Maret 2019, 13: 30: 05 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi dmeo buruh di Sidoarjo

Ilustrasi dmeo buruh di Sidoarjo (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Komisi D DPRD Sidoarjo menjadi tumpuan harapan para pekerja di Kota Delta yang punya persoalan ketenagakerjaan (naker). Saat ini dewan tengah menampung aspirasi kalangan buruh terkait sengketa ketenagakerjaan di tiga perusahaan yang tak kunjung terselesaikan.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Usman mengatakan, Komisi D selalu mengontrol implementasi penerapan hak-hak normatif pekerja di lapangan. Apalagi, perubahan nomenklatur pengawas ke provinsi dan jumlah pengawas yang tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang ada. “Kami ingin ada pengawasan yang jelas terhadap tenaga kerja,” katanya.

Usman mengungkapkan, pengawasan tenaga kerja harus dilakukan dengan tepat. Sejumlah permasalahan ketenagakerjaan harus segera diselesaikan tanpa adanya unjuk rasa. “Jika bisa duduk satu meja, kenapa harus unjuk rasa,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) aktif jemput bola terhadap sejumlah permasalahan tenaga kerja di Sidoarjo. Sehingga, tidak mengganggu perusahaan yang mengakibatkan kerugian. “Jika rugi kan juga berdampak pada pekerjanya,” ujarnya.

Menurut dia, masih banyak laporan terkait sengketa perusahaan dengan pekerjanya. Baik itu dari upah hingga tindakan pelanggaran yang merugikan para pekerja. “Kami ingin inventarisasi kasus sengketa perusahaan dengan pekerja yang selama ini dimonotor disnaker,” pungkasnya. (vga/rek)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia