Senin, 21 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

PTN di Jatim Terima 13.737 Mahasiswa

23 Maret 2019, 13: 14: 27 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET/GRAFIS/FAJAR KRISNA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah melalui proses panjang, hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memasuki tahap pengumuman, Jumat (22/3) pukul 13:00 WIB. Kemenristekdikti melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan hasil itu di laman resminya http://pengumuman.snmptn.ac.id .

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Timur menerima 13.737 mahasiswa dari 70.904 pendaftar.  Pengumuman yang direncanakan Sabtu (23/3)  dimajukan sehari. Secara nasional, total ada 478.608 siswa yang mendaftar SNMPTN dan siswa yang diterima hanya 92.331 jalur umum dan jalur bidikmisi yang diterima mencapai 26.217 siswa.

Dari 18.206 sekolah mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) hanya 14.056 sekolah dengan siswa yang mendaftar. Untuk Prodi kelompok Sains dan Teknologi (Saintek)  paling favorit sehingga persaingan keketatan nasional masih dipegang oleh Teknik Informatika, Farmasi dan Kedokteran Gigi. Sedangkan untuk kelompok Sosial Humaniora (Soshum) dipegang oleh prodi Manajemen, Ilmu Komunikasi dan Akuntansi.

Seperti yang terlihat di pengumuman SNMPTN Universitas Airlangga, berada di urutan 16 PTN secara nasional dengan jumlah total menerima pelamar SNMPTN terbanyak. Tahun ini Unair menerima calon mahasiswa dari jalur SNMPTN sebanyak 1.695 siswa.

Secara nasional Universitas Brawijaya Malang menjadi penerima siswa SNMPTN terbanyak, yaitu 3.957 siswa, kemudian Universitas Negeri Padang dengan 2.591 siswa. Universitas Jember (Unej) secara nasional berada di peringkat kelima terbanyak menerima siswa SNMPTN dengan jumlah 2.215 siswa.  

Jumlah itu dari daya tampung keseluruhan di Unair sebanyak 5.457 siswa.Total pendaftar jalur SNMPTN tahun ini mencapai 12.000 siswa. Dari jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN, Unair menerima mahasiswa pendaftar Bidikmisi sebanyak 384 siswa atau 22,7 persen.

Prodi dengan tingkat keketatan tinggi yaitu ilmu gizi, teknobiomedik dan statistik. Sedangkan prodi kebidanan dan ilmu perpustakan yang diterima adalah 100 persen perempuan. “Selamat kepada para peserta SNMPTN yang dinyatakan dan diterima menjadi calon mahasiswa Unair. Bagi yang belum diterima jangan berkecil hati. Karena masih ada tahap-tahap lain untuk bisa masuk PTN,” tegas Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih, Jumat (22/3).

Untuk semua siswa yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN ini, proses selanjutnya adalah segera meng-upload data terkait dengan kemampuan ekonomi dan curriculum vitae, agar segera bisa dilakukan evaluasi untuk menentukan besaran uang kuliah tunggal (UKT).

Tak lupa surat keterangan sehat dari semua calon mahasiswa, seperti BPJS dan non BPJS serta surat keterangan bebas narkoba. Beberapa prodi kedokteran, kimia dan farmasi yang mensyaratkan tidak boleh buta warna akan melakukan tes kepada calon mahasiswa. “Calon mahasiswa diminta untuk mempersiapkan diri dengan segala berkas yang diperlukan sampai pada tanggal 17 April,” tambahnya.

Siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dihimbau segara mengikuti prosedur lanjutan. Peserta yang lulus, wajib hadir ketika registrasi ulang pada waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh PTN masing-masing. Proses verifikasi dan status penerimaan di PTN tujuan sangat dipengaruhi oleh kehadiran saat registrasi. 

Peserta lulus SNMPTN 2019 akan diterima di PTN yang bersangkutan dengan syarat memenuhi ketentuan, lolos verifikasi data akademik rapor dan portofolio asli, menunjukkan ijazah/Surat Keterangan Tanda Lulus (SKTL) asli dan persyaratan lain yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat peserta SNMPTN diterima.

Bagi calon mahasiswa pendaftar bidikmisi harus lolos verifikasi terhadap data akademik dan verifikasi data ekonomi melalui dokumen dan/atau kunjungan ke alamat tinggal peserta. Siswa yang telah diterima di jalur SNMPTN tidak boleh lagi mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sedangkan bagi siswa yang tidak lulus SNMPTN 2019, masih mendapat kesempatan untuk mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang I yang akan ditutup pada Minggu (24/3), pukul 22.00 WIB.

Pendaftaran UTBK Gelombang II akan dibuka pada Senin, 25 Maret 2019, pukul 10.00 WIB dan akan ditutup pada Senin, 1 April 2019 pukul 22.00 WIB. Sedikit berbeda untuk pelamar UTBK Bidikmisi, tetap dikenakan biaya pendaftaran. Selain SBMPTN, masih ada jalur Mandiri agar siswa bisa tetap melanjutkan pendidikannya di PTN. Jadwal seleksi mandiri ini diatur lebih lanjut oleh PTN masing-masing. (rpp/rak)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia