Jumat, 26 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Ditinggal Ambil E-KTP, N-Max Raib Digondol Maling

23 Maret 2019, 11: 40: 07 WIB | editor : Wijayanto

RAIB : Di parkiran inilah motor korban dicuri pelaku.

RAIB : Di parkiran inilah motor korban dicuri pelaku. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK - Parkiran tepi Jalan Wahid Hasyim depan Kantor Dispendukcapil Gresik kemalingan. Sepeda motor Yamaha N-Max nopol W 4668 BH milik Hafid Firmansyah, 23, hilang saat ditinggal ambil E-KTP.

Korban yang berdomisili di Desa Domas, Kecamatan Menganti melaporkan pencurian di kawasan Alun-alun Gresik itu ke polisi. Sementara juru parkir yang bertugas untuk mengawasi motor mengaku tidak tahu ada motor hilang.

Hafid menjelaskan, pagi itu sekitar pukul 10.30, dia mendatangi Kantor Dispendukcapil. Dia berencana melakukan perekaman E-KTP. 

“Saya berada di dalam kantor tidak lama. Begitu kembali saya kaget karena motor sudah tidak ada,” ujarnya.

Dikatakan, dirinya sempat menanyakan hal ini ke juru parkir yang berjaga di sekitar motornya. Namun juru parkir berdalih tidak tahu menahu mengenai hilangnya motor milik korban.

“Saya sempat emosi karena sang jukir mengaku tidak tahu menahu. Saya mintai pertanggungjawaban, malah saya diajak ke kantornya. Karena bertele-tele akhirnya saya melaporkan hal ini ke Polsek Kota,” katanya.

Dikatakan, dia sudah kontak semua rekan-rekan driver ojol di Gresik. Bagi yang menemukan sepeda dengan ciri-ciri yang saya bagikan harap dihentikan. 

Sementara itu, Abdullah salah satu juru parkir di depan Dispendukcapil mengungkapkan, untuk lokasi parkir di depan Dispendukcapil di bagi dua zona.

Zona tersebut dipisahkan dengan adanya tiang listrik. “Parkir disana dijaga oleh pak kumis. Kalau disini saya yang menjaga,” kata dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Iptu Yoyok Mardi dikonfirmasi hal ini membenarkan sudah menerima laporan adanya pencurian motor di wilayah alun-alun Gresik. Kini pihaknya sedang melakukan penyelidikan termasuk mengecek CCTV yang ada disekitar TKP.

“Kami masih dalami. Semoga ada petunjuk yang bisa memberikan jalan bagi kami menangkap pelaku,” kata Yoyok. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia