Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

BMKG: Meski Musim Kemarau, Surabaya Masih Dilanda Hujan

22 Maret 2019, 22: 24: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan jika wilayah Surabaya dan Jawa Timur masih berpotensi terjadinya hujan deras yang disertai dengan angin kencang, meskipun saat ini sebenarnya sudah memasuki pergantian dari musim hujan ke kemarau.

Menurut Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto,  selain karena pergantian musim juga dipengaruhi adanya siklon Savannah di Samudera Hindia. "Potensi terjadinya angin kencang di wilayah Jatim masih bisa terjadi. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau tetap waspada terjadinya angin kencang," katanya, Jumat (22/3).

Ia menjelaskan, pada akhir pekan ini, Surabaya dan  sejumlah wilayah di Jatim di pagi hari masih terpantau cerah berawan dan hujan ringan. "Siang sampai dengan sore hari berpotensi hujan lokal hingga hujan lebat disertai petir," katanya. Begitu juga, kata dia, saat malam hari diperkirakan berawan, hujan lokal hingga hujan lebat disertai petir serta ini hari berkabut, berawan dan hujan lokal.

"Untuk suhu udara terpantau 18 sampai dengan 33 derajat celsius, kemudian untuk kelembaban udara 65 sampai dengan 100 persen dengan kecepatan angin dari Barat Daya ke Barat Laut sekitar 05 - 30 kilometer perjam," tambahnya.

Masyarakat Surabaya juga diminta tetap waspada karena hujan ternyata masih bisa melanda kota Pahlawan pada siang hari. "Untuk siang hari di wilayah Surabaya, Kabupaten Malang, Bangkalan, Tulungagung, Trenggalek, Gresik, Kabupaten Blitar, Pacitan, Lamongan, Lumajang, Tuban, Sumenep, Jember, Kota Blitar, Kota Pasuruan,  Banyuwangi, Sidoarjo, Magetan, Pulau Bawean, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Situbondo," jelasnya.

Ia mengatakan, yang perlu diwaspadai adalah hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada pagi hari di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Situbondo.

Sedangkan hujan pada malam hari akan melanda wilayah Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Batu, Kota Malang, Kota Pasuruan, Banyuwangi, Kabupaten Mojokerto, Sidoarjo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Situbondo dan Bondowoso.

"Kami akan terus berupaya untuk memberikan kondisi terbaru peringatan dini di wilayah Jawa Timur supaya masyarakat lebih waspada, termasuk di antaranya untuk penerbangan," pungkas Teguh. (pps/rak)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia