Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Dua Pekan, Ringkus 26 Tersangka Narkoba

21 Maret 2019, 18: 38: 00 WIB | editor : Wijayanto

TIDAK JERA: Kapolresta Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama jajaran merilis 26 tersangka narkoba dan barang bukti di Mapolresta Sidoarjo.

TIDAK JERA: Kapolresta Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama jajaran merilis 26 tersangka narkoba dan barang bukti di Mapolresta Sidoarjo. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO – Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil menangkap 26 tersangka kasus penggunaan narkoba selama dua pekan. Satu di antara tersangka yang ditangkap memiliki barang bukti 330.650 pil koplo. Dialah Muksin, 24, warga Desa Gebang, Kecamatan Sidoarjo.

Dalam gelar perkara di halaman Mapolresta Sidoarjo, Rabu (20/3), polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamanakan. Di antaranya, 183, 01 gram sabu-sabu (SS), 330.650 butir pil koplo dan 24 handphone. Untuk barang bukti pil koplo, Muksin menyimpannya di kemasan vitamin untuk mengelabuhi petugas.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, sebanyak 26 tersangka hasil ungkap kasus Satresnarkoba dilakukan mulai 1-18 Maret. Para tersangka ditangkap di sejumlah lokasi di kawasan Sidoarjo. “Mulai dari pengembangan hingga kasus baru,” katanya.

Dia mengungkapkan, sasaran peredaran yang dilakukan bandar pil koplo cukup mengkhawatirkan. Tersangka banyak menyasar kaum milenial yang di antaranya pelajar dan mahasiswa. “Dilihat dari barang buktinya banyak tersangka yang sudah jadi pengedar,” kata mantan Sekpri Kapolri tersebut.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto menambahkan, Muksin ditangkap dari hasil pengembangan informasi yang dilakukan polisi. Mulanya, tersangka ditangkap karena usai melakukan transaksi SS. “Dia awalnya membantah,” ujarnya.

Setelah ditangkap, polisi langsung menggelandang tersangka ke tempat kosnya yang berada di Kelurahan Pucang, Sidoarjo. Di tempat itu polisi menemukan ribuan pil koplo yang disimpan di kamar. “Kosnya dijadikan gudang,” ucap Sugeng. (vga/rek)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia