Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Khofifah Ajak Pemuda Muhammadiyah Jatim Atasi Kemiskinan

21 Maret 2019, 06: 19: 05 WIB | editor : Wijayanto

DILANTIK DI GRAHADI: Pelantikan PW Pemuda Muhammadiyah Jatim 2018-2022 yang dihadiri oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

DILANTIK DI GRAHADI: Pelantikan PW Pemuda Muhammadiyah Jatim 2018-2022 yang dihadiri oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim periode 2018-2022 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (20/3) malam.

Dalam acara tersebut, Ketua PWPM Jatim, Dikky Syadqomullah, yang terpilih dalam musyawarah wilayah (muswil) PWPM Jatim dilantik oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto.

Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh Pemuda Muhammadiyah di Jatim untuk berkolaborasi mengentaskan kesenjangan kemiskinan atau gini ratio yang tinggi antara desa dengan kota.

"Mari kita bersama-sama melakukan pemetaan untuk menggarap segmen-segmen 10 kabupaten dengan status ekonomi sosial terendah atau termiskin," kata Khofifah.

Menurut gubernur asli Surabaya ini, kemiskinan di pedesaan Jatim masih sangat tinggi. Dia mengaku khawatir jika tidak dikerjakan bersama akan membuat kemiskinan di pedesaan membawa jurang perbedaan yang semakin jauh.

"Untuk itu saya ingin mengajak strong partnership dengan PW Pemuda Muhammadiyah Jatim," jelasnya.

Mantan menteri sosial ini juga mengatakan daerah dengan tingkat sosial ekonomi terendah pasti akan berbanding lurus dengan indeks pembangunan manusia (IPM) yang juga paling rendah. "Untuk saat ini di Jatim, daerah dengan IPM paling rendah adalah Sampang," ujarnya.

Ia mengaku, untuk memecahkan masalah tersebut, kolaborasi dengan Pemuda Muhammadiyah Jatim dirasa pas. Karena selama ini Muhammadiyah banyak mendongkrak IPM melalui lembaga pendidikan maupun lembaga kesehatan serta amal amal usaha di bidang ekonomi lainnya.

Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Sukadiono, Ketua PW Aisyiyah Jatim Siti Dalilah Candrawati dan beberapa petinggi partai politik di Jatim.

Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jatim, Dikky Syadqomullah mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan lagi dengan Khofifah pasca pelantikan. Ia mengaku pihaknya akan melihat IPM terendah dimana, setelah itu akan terjun ke lokasi.

"Intinya kita akan memetakan bersama, kalau memang Sampang jadi prioritas, maka kita akan ikut sesuai arahan gubernur. Kita akan mengusulkan pengembangan pendidikan dan Rumah Sakit Muhammadiyah di Sampang," katanya. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia