Kamis, 25 Apr 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ditegur Merokok di Rumah, Ayah Dipukul dengan Barbel hingga Tewas

21 Maret 2019, 05: 56: 38 WIB | editor : Wijayanto

MAYAT: Jenazah Heru Mustofa yang berlumuran darah diduga dibunuh anaknya.

MAYAT: Jenazah Heru Mustofa yang berlumuran darah diduga dibunuh anaknya. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Aksi pembunuhan terjadi di Desa Medaeng RT 08/RW 04, Kecamatan Waru, Rabu (20/3). Diduga karena tidak terima ditegur ayahnya karena merokok di dalam rumah, Irawan, 35, tega membunuh ayah kandungnya, Heru Mustofa, 70.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo di lokasi menyebutkan bahwa aksi pembunuhan itu terjadi sekitar Rabu malam sekira pukul 18.30.

Kejadian bermula saat Irawan keluar rumah seraya berteriak-teriak bahwa bapak kandungnya meninggal dunia. "Bapakku mati, bapakku mati," ucap tetangga korban menirukan teriakan Irawan

Mendengar hal itu, warga setempat langsung mendatangi rumah korban dan mendapati dia sudah dalam kondisi tewas. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di bagian kepala.

Posisi jasad korban terlentang dan ditemukan barbel dari beton di samping jenazahnya. Diduga barbel ini yang dipakai untuk menghabisi nyawa korban.

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Jasad korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Waru Iptu Untoro membenarkan adanya aksi pembunuhan tersebut. "Tersangka sudah diamankan, ia tidak melarikan diri dari lokasi kejadian," sebut Untoro.

Kini polisi tengah mendalami kasus tersebut. Tersangka juga diduga memiliki kelainan jiwa. "Ada surat dari Rumah Sakit Jiwa Menur," pungkas Untoro. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia