Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Terkikis Air Hujan, Bukit Dusun Jetak Longsor

20 Maret 2019, 14: 36: 19 WIB | editor : Wijayanto

LONGSOR: Anggota BPBD dan warga saat mengecek kondisi tanah longsor di Dusun Jetak, Desa Klangonan, Kebomas.

LONGSOR: Anggota BPBD dan warga saat mengecek kondisi tanah longsor di Dusun Jetak, Desa Klangonan, Kebomas. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Hujan lebat dan terus menerus selama dua hari terakhir menyebabkan tanah longsor di Dusun Jetak, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas. Meski tak menimbulkan korban jiwa, tanah longsor itu sudah merusak jalan poros Desa Klangonan. Bahkan, ada rumah warga yang temboknya retak akibat tanah longsor ini. 

Mudhofar warga dusun Jetak , Desa Klangonan mengungkapkan, dia sudah melaporkan adanya tanah longsor  ke Desa. Namun, hingga kini belum ada respon dan tindakan dari pihak Desa klangonan.

“ Karena tidak ada respon dari desa, kami melaporkannya ke BPBD Gresik untuk segera di tangani. Saya, khawatir jika longsor ini tidak ditangani bisa menggerus rumah saya. Apalagi seminggu ini curah hujan cukup tinggi,”kata dia.

Agustiawan, Staf  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi yang dilaporkan. Diakui,  akibat curah hujan tinggi akhir–akhir, tanah di perbukitan Dusun Jetak menjadi rawan. Dan akhirnya tanah  longsor dengan diameter panjang 40 dan tinggi 15 meter ke bawah. 

"Longsor ini membuat pondasi jalan desa dan tembok rumah milik Mudhofar mengalami retak-retak. Jika dibiarkan akan mengancam rumah warga yang lain dan jalan Desa Klangonan rawan ambrol. Kami juga sudah memasang police line di area tanah longsor agar warga tidak ada yang mendekat dikarenakan rwan ambrol ,” kata Agustiwan. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia