Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo
Kini Sudah Dipakai 17.443 Rumah Tangga

Dulu Takut, Kini Warga Antre Pasang Jargas

20 Maret 2019, 14: 09: 41 WIB | editor : Wijayanto

DIPERLUAS: Warga Perumahan Tanggulangin Sejahtera 2 yang telah menggunakan jargas.

DIPERLUAS: Warga Perumahan Tanggulangin Sejahtera 2 yang telah menggunakan jargas. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Awalnya takut, kini malah ramai-ramai minta dipasang jaringan gas (jargas). Selama lima tahun ini ada 17.443 rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo yang sudah terpasang sambungan jargas. Masih ada ribuan rumah tangga lain yang antre.

Pemasangan jargas sejak 2010 itu dilakukan di wilayah Kecamatan Porong, Tanggulangin, Taman, dan Waru. Sambungan jaringan gas juga direncanakan akan disalurkan untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Candi.

Pemasangan sambungan jaringan gas ini tanpa biaya alias gratis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Penelaah Data Sumber Daya Alam Sub Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Sidoarjo Sri Warso Yudhono mengatakan bahwa sambungan jaringan gas ini ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Syarat lain, tidak boleh diperuntukkan untuk usaha atau industri rumahan.

Menurut Yudho, sambungan jaringan gas di Kabupaten Sidoarjo ini sangat sedikit peminatnya. Saat itu masyarakat memang belum banyak yang tahu sistem jargas. Mereka khawatir bahaya kebakaran di rumah.

Namun dalam perjalanan waktu, masyarakat akhirnya bisa merasakan keunggulan dari sambungan jaringan gas rumah tangga. Kini, banyak masyarakat yang minta agar rumahnya dipasangi jargas.

"Masyarakat sangat berminat karena sambungan jaringan gas ini ternyata aman, efisien, dan murah. Kami sampai nolak-nolak karena banyak yang antre,” ujarnya.

Tahun ini tidak ada pembangunan sambungan jaringan gas baru di Kota Delta. Rencananya baru akan dilakukan tahun depan. Pihaknya tetap melakukan pemantauan dan evaluasi jargas di rumah tangga.

Kabupaten Sidoarjo mendapat program pembangunan sambungan jaringan gas oleh pemerintah pusat karena kaya produksi gas alam. Selama ini produksi gas ini diambil salah satunya dari sumur gas di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

Yudho berharap produksi gas alam dari Kabupaten Sidoarjo itu bisa didistribusikan ke 18 wilayah kecamatan yang ada di Kota Delta. (vga/rek)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia