Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pengumuman SNMPTN Dimajukan Beri Kesempatan Siswa yang Tak Lolos

20 Maret 2019, 13: 24: 51 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET/JPNN)

Share this      

SURABAYA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan jadwal pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri  (SNMPTN). Yakni dimajukan menjadi tanggal 22 Maret 2019, yang semula dijadwalkan tanggal 23 Maret 2019. Penjelasan ini disampaikan Ketua LTMPT Ravik Karsidi.

"Dimajukannya pengumuman ini dikarenakan untuk memberi kesempatan siswa yang belum lolos," kata Ravik Karsidi dalam siaran persnya pada, Selasa (19/3).

Mengingat proses seleksi jalur SNMPTN sudah dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan agar bisa memberi kesempatan bagi siswa yang tidak lolos SNMPTN untuk mendaftar UTBK gelombang I. Maka pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN diajukan menjadi Jumat, 22 Maret 2019, pukul 16.00. 

Selanjutnya, UTBK gelombang I akan ditutup pada Minggu 24 Maret pukul 22.00. Selanjutnya pendaftaran UTBK gelombang II dimulai pada Senin 25 Maret pukul 10.00 dan akan ditutup pada Senin 1 April pukul 22.00.

Pendaftaran UTBK sendiri sudah dibuka sejak 1 Maret 2019. UTBK dapat diikuti siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019, dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat hingga lulusan paket c tahun 2017, 2018, dan 2019.

Menurut Ravik, jumlah siswa yang egilibel di SNMPTN 2019 adalah sebanyak 613.860 orang. Mereka berasal dari 14.744 sekolah di seluruh Indonesia. Diharapkan siswa yang tidak diterima melalui jalur SNMPTN, bisa mengikuti SBMPTN dengan terlebih dahulu mengikuti UTBK.

Terpisah, Koordinator Humas SNMPTN dan SBMPTN Unesa, Vinda Maya Setyaningrum mengatakan, dalam persiapan UTBK yang akan dilaksanakan, pihaknya terus mempersiapkan segala keperluanya dan juga terus berkordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan pengadaan fasilitas komputer yang disediakan untuk pelaksanaan UTBK.

Dalam sekali tes, pihaknya hanya bisa melayani sebanyak 1.500 hingga 1.600 peserta yang tes di Unesa. Jumlah itu, tentu saja disesuaikan dengan jumlah komputer yang di sediakan oleh pihaknya dan sudah termasuk komputer cadangan.

Di samping itu, Vinda juga mengungkapkan bahwa untuk pendaftaran SBMPTN sendiri, tidak jauh berbeda dengan pendaftaran SNMPTN. Yakni, peserta terlebih dahulu harus membayar ke bank untuk uang pendaftaran. Setelah itu, peserta atau calon mahasiswa akan mendapatkan pin yang digunakan untuk login.

“Setelah login mereka bisa langsung mengisi data diri dan upload foto. Yang tidak kalah penting pada saat ujian harus membawa kartu peserta dan surat keterangan lulusan dari ijazah,” paparnya. (aji/nur)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia