Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Kompak Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Digerebek Polisi

Anak Umur Setahun Ditinggal Masuk Bui

18 Maret 2019, 23: 13: 59 WIB | editor : Wijayanto

BISNIS HARAM: Pasutri Andi Ansyarullah Hidayat dan Sakinah, warga Pasuruan.

BISNIS HARAM: Pasutri Andi Ansyarullah Hidayat dan Sakinah, warga Pasuruan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Polisi terus mendalami kasus pasangan suami-istri (pasutri) yang ditangkap lantaran mengedarkan sabu-sabu (SS). Selain menjadi pengedar, Andi Ansyarullah Hidayat, 21, dan Sakinah, 19, warga Pasuruan, itu juga pemakai SS.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengutarakan, selepas menangkap kedua tersangka, pihaknya tidak lantas tinggal diam. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memburu G (buron) yang merupakan bandarnya. "Kita kejar terus itu bandarnya," ujar Sugeng, kemarin (17/3).

Selain memburu bandar narkoba itu, polisi juga sempat mengupas motif pasutri ini begitu kompak melakoni bisnis haram. Dari keterangan yang didapat, Sakinah juga sudah mengetahui suaminya memiliki bisnis menjual SS. Makanya, ia tidak menolak saat diajak keluar mengantarkan barang haram tersebut.

Selain itu, salah satu alasan Sakinah tidak banyak mengingatkan suaminya karena pendapatan dari penjualan SS itulah jadi sumber nafkah hidup pasangan tersebut. Lalu kedua tersangka juga susah terlepas dalam jeratan narkotika karena sama-sama pemakai. "Sudah dua bulan menjalankan bisnis itu. Miris memang," imbuh Sugeng.

Seperti diberitakan, kedua tersangka diringkus polisi di Jalan Raya Porong saat mengantarkan pesanan sabu-sabu. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan satu poket SS yang beratnya hampir satu gram. Kini keduanya hanya bisa menyesali perbuatan mereka di ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo. Mereka juga harus rela meninggalkan anak pertamanya yang masih berusia satu tahun. (son/rek)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia