Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tidak Ada Rekaman CCTV, Jambret Krian Belum Terungkap

18 Maret 2019, 22: 35: 53 WIB | editor : Wijayanto

ILUSTRASI: Pengamanan nasabah di bank.

ILUSTRASI: Pengamanan nasabah di bank. (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Polisi masih bergerak memburu pelaku penjambretan nasabah bank di Jalan Desa Kraton, Kecamatan Krian, Kamis (28/2) lalu. Sayangnya, polisi belum menemukan petunjuk kuat dalam aksi penjambretan dengan kerugian mencapai Rp 118 juta tersebut.

Kapolsek Krian Kompol Muhammad Kolil mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa menangkap pelaku penjambretan dengan korban Maya, 42, warga Tangerang, Banten, tersebut. "Belum, masih dalam penyelidikan," sebut Kholil.

Kholil melanjutkan, salah satu penyebab lamanya perburuan pelaku adalah kurangnya petunjuk dalam kasus pencurian dengan kekerasan tersebut. Polisi berupaya mencari rekaman kamera pemantau (CCTV) guna mengungkap identitas pelaku, namun tidak ditemukan. "Di lokasi bank juga tidak tampak pelakunya," imbuh Kholil. 

Kendati demikian, pihaknya tidak akan menyerah begitu saja. Polisi akan terus memburu pelaku penjambretan tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi tentang peristiwa itu dapat melapor ke polisi guna membantu proses penyelidikan.

Selain itu, Kholil juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada apabila membawa barang berharga di jalan raya. Sebaiknya minta pengawalan polisi jika membawa uang tunai dalam nilai besar.

Seperti diberitakan, kejadian bermula saat Maya usai mencairkan cek senilai Rp 118 juta dari salah satu bank swasta di Jalan Kauman, Krian, Kamis (28/2) siang. Sebelum keluar bank, uang tersebut dimasukkan ke dalam tas warna cokelat. Kemudian korban kembali menuju ke perusahaannya yang berada di Jalan Bypass Krian KM 31.

Di tengah perjalanan, tepatnya di jalan raya Desa Kraton, korban yang naik sepeda motor bersama rekannya dipepet oleh dua motor yang tak dikenal. Tak hanya itu. Korban ditendang hingga jatuh dan tas cokelat berisi uang Rp 118 juta itu dirampas pelaku. Maya kemudian melapor ke Mapolsek Krian. (son/rek)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia